MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Heppiee pada mata kuliah Bioentrepreneurship di Program Studi Pendidikan Biologi melalui pembelajaran berbasis proyek. UAS ini mengarahkan mahasiswa untuk mengolah sampah anorganik menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bekerja secara berkelompok untuk mengembangkan ide produk, melakukan perencanaan bisnis sederhana, hingga memproduksi dan mempresentasikan hasil karyanya. Produk yang dihasilkan beragam, mulai dari mainan kunci, seni lampu, seni tanaman, kotak bulpoin, hingga produk kreatif lain berbasis pemanfaatan limbah anorganik.
Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menyampaikan bahwa UAS Heppiee memberi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pembelajaran secara nyata.
“UAS tidak hanya diukur dari ujian tulis. Karya mahasiswa menunjukkan proses belajar sekaligus kesiapan menghadapi persoalan riil di masyarakat,” ujar Nurcholis Sunuyeko, Jumat (23/1/2026).



Terpisah, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, As’ad Syamsul Arifin, M.Pd., menjelaskan bahwa mata kuliah Bioentrepreneurship dirancang untuk menumbuhkan kreativitas dan jiwa wirausaha mahasiswa.
“Mahasiswa dilatih melihat sampah sebagai peluang. Mereka belajar berinovasi, memproduksi, dan memikirkan aspek pemasaran produk,” jelasnya.
Penilaian UAS meliputi aspek kreativitas dan inovasi produk, kualitas desain dan produksi, analisis pasar dan perencanaan bisnis, strategi pemasaran, serta presentasi hasil karya. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan selama empat minggu dan diikuti oleh seluruh mahasiswa mata kuliah terkait.
Pelaksanaan UAS Heppiee ini menjadi bagian dari evaluasi pembelajaran di UIBU yang mendorong mahasiswa menghasilkan karya aplikatif dan berorientasi kewirausahaan. (lil).
