Wali Kota: Kerja Sama Pendampingan dari Kejari Ditingkatkan  

6 November 2019 - 18:59 WIB
Walikota Malang, Sutiaji memberikan cinderamata kepada Amran Lakoni

MALANG  (SurabayaPost.id)  – Wali Kota Malang Sutiaji berharap kerja sama pendampingan dari Kejaksaan Negeri  (Kejari) Kota Malang terus ditingkatkan. Harapan tersebut disampaikan saat menghadapi Pisah-Sambut Kajari Kota Malang di Aula Kantor Kejari Kota Malang, Rabu (6/11/2019). 

Wali Kota Sutiaji secara khusus memberikan  apresiasi positif kepada Amran Lakoni yang ditarik ke Kejaksaan Agung. Sebab selama menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Malang dinilai sangat membantu pembangunan Kota Malang. 

“Selama menjadi Kajari Kota Malang, Bapak Amran sangat berperan aktif dalam pembangunan di Kota Malang; selaku salah satu Forkopimda Kota Malang, sistem koordinasi diantara kami juga berjalan sangat baik” ujar  Sutiaji

Walikota Sutiaji juga berharap agar Kajari Kota Malang yang baru, Andi Darmawangsa dapat segera beradaptasi dan turut menjalin kebersamaan serta koordinasi yang baik. Menurut dia hal itu  demi suksesnya pembangunan di Kota Malang.

Itu karena kata dia pembangunan di kota  Malang merupakan tanggung jawab bersama. Terutama  dalam kolaborasi pentahelix.

“Saya sangat yakin bahwa kehadiran bapak Andi di Kota Malang, dapat semakin menegakkan hukum di Kota Malang, sehingga Kota Malang dapat bebas dari tindak pidana kriminal dan korupsi” tegasnya.

“Semoga di bawah kepemimpinan Bapak Andi Kantor Kejaksaan Negeri Kota Malang dapat terus melanjutkan sinergi yang selama ini sudah terjalin dengan baik untuk mendukung Kota Malang menjadi “Kota Malang Bermartabat”, sesuai dengan visi Kota Malang 2018-2023”, harap Sutiaji.

Kajari Kota Malang Andi Darmawangsa  bersama Amran Lakoni yang ditarik ke Kejagung RI.

Ia juga menambahkan bahwa kerjasama dan koordinasi yang telah terbangun selama ini harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan. Dengan jalinan itulah, kata dia, dapat bersama-sama menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing dengan baik. semua itu dalam rangka mewujudkan kinerja pemerintah yang optimal. Sehingga apa yang menjadi garis kebijakan pemerintah dalam rangka mewujudkan pelayanan masyarakat yang baik sekaligus menciptakan tertib hukum dan penegakan hukum dapat terwujudkan.

“Mari kita bersama-sama membangun masyarakat, bangsa dan negara ini menuju kesejahteraan yang berlandaskan pada kemandirian dan kekuatan ekonomi, serta penegakan supremasi hukum; sehingga mampu mewujudkan tata pemerintahan yang baik” tandas Sutiaji. (lil)