GAPEKNAS Gresik Bangkit di Bawah Kepemimpinan Baru

GRESIK (SurabayaPost.id)– Setelah sempat lama tidak terdengar gaung kegiatannya, organisasi kontraktor Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional (GAPEKNAS) Gresik kembali menunjukkan eksistensinya. Kebangkitan organisasi ini ditandai dengan penunjukan kepengurusan baru periode 2026-2027 yang diharapkan mampu memperkuat peran asosiasi dalam membina para pelaku jasa konstruksi di daerah.

Ketua Gapeknas Jawa Timur Baso Juherman menyampaikan bahwa perjalanan GAPEKNAS tidaklah mudah. Ia mengungkapkan, organisasi ini sudah berdiri sejak 27 tahun lalu dengan penuh perjuangan, terutama pada masa awal pembentukan.

Menurutnya, pada tahun-tahun pertama berdiri, GAPEKNAS menghadapi berbagai tantangan, termasuk kesulitan mendapatkan pekerjaan bagi anggota hingga upaya memperkenalkan organisasi di tengah persaingan antar asosiasi konstruksi.

“Dulu perjuangannya luar biasa. Bahkan untuk mengenalkan organisasi saja tidak mudah. Tapi kami tetap berjuang agar wadah ini bisa menjadi tempat bagi kontraktor untuk berkembang,” ujar Baso saat menghadiri pelantikan pengurus baru Gapeknas Gresik, di Hotel Horison, Senin (16/2/26).

Baso menambahkan, cikal bakal pembentukan GAPEKNAS Gresik tidak lepas dari peran komunitas kontraktor yang sebelumnya berhimpun dalam organisasi lain. Ia juga menegaskan akan terus memberikan dukungan sebagai penasehat non-formal agar GAPEKNAS Gresik tetap berkembang dan mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kadin dan asosiasi konstruksi lainnya.

Sementara itu, pendiri GAPEKNAS Gresik, Lailatul Qodri, menilai pondasi organisasi yang telah dibangun selama puluhan tahun harus dijaga dan diperkuat oleh generasi penerus. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan jumlah anggota sekaligus meningkatkan kompetensi para kontraktor.

“Landasan organisasi sudah terbentuk. Tinggal bagaimana pengurus baru mengembangkan, menambah anggota, serta mengayomi mereka agar bisa bersaing dalam sistem konstruksi yang semakin ketat,” jelasnya.

Ketua terpilih GAPEKNAS Gresik, Alfan Wahyudin, menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi lebih aktif dan memberikan manfaat nyata bagi anggota. Ia menegaskan, GAPEKNAS tidak semata mengejar jumlah anggota, tetapi fokus membantu anggota mendapatkan pekerjaan serta meningkatkan kualitas hasil pekerjaan.

Dalam program kerjanya, Alfan merencanakan pembentukan klinik hukum guna memberikan pendampingan kepada anggota yang menghadapi persoalan hukum, termasuk ketika berhadapan dengan pemeriksaan lembaga pengawasan atau sengketa pekerjaan konstruksi.

Selain itu, pihaknya juga menargetkan pembentukan sekretariat permanen yang dilengkapi staf operasional. Langkah ini dilakukan agar pelayanan administrasi organisasi seperti pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA), pengurusan sertifikat badan usaha, hingga berbagai perizinan dapat ditangani lebih cepat dan profesional.

Tidak hanya itu, GAPEKNAS Gresik juga berencana menyelenggarakan workshop penerbitan Sertifikat Keahlian (SKA). Dengan adanya program ini, para kontraktor di Gresik tidak perlu lagi mengurus sertifikasi ke luar daerah.

“Kami ingin GAPEKNAS menjadi wadah pembinaan yang benar-benar membantu anggota. Harapannya, kontraktor Gresik bisa semakin kompeten dan mampu bersaing secara profesional,” tegas Alfan.

Dengan kepengurusan baru dan berbagai program penguatan organisasi, GAPEKNAS Gresik diharapkan kembali menjadi motor penggerak peningkatan kualitas jasa konstruksi sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah

Baca Juga:

  • Ketua DPD PKS Kota Malang Apresiasi Peran Pers dalam Mengawal Demokrasi
  • Gemerlap APQ dan SCARVAL 2026: Yayasan Kharisma Hidayatul Mubtadi-in Sukses Bangkitkan Semangat Qur’ani di Kota Malang!
  • Hadiri Tasyakuran HPN 2026 dan HUT PWI ke-80, Kapolresta Malang Kota: Pentingnya Peran Pers Mitra Polri
  • Walikota Malang Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Pers dalam Tasyakuran HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI