MALANG (SurabayaPost.id) – Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah di Aula RSU UMM, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, tenaga kesehatan, dan sivitas akademika, dengan Dr. Zen Amirudin, M.Med.Kom., sebagai penceramah utama.
Zen Amirudin menekankan bahwa ibadah bukanlah mekanisme transaksional, melainkan proses ketundukan dan keikhlasan. “Ibadah tidak bisa dipahami dengan logika transaksional. Ramadan melatih kita menundukkan diri kepada Allah, dan dari ketundukan itu lahir kekuatan untuk menjalankan tanggung jawab dengan jernih, sabar, dan amanah,” ujarnya.
Ia menyampaikan kisah seorang pemuda yang mencoba “menguji” makna sedekah demi membuktikan kebenaran secara instan, namun justru merasakan kegelisahan karena harapannya tidak langsung terpenuhi.

Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si, menambahkan bahwa Ramadan adalah momentum membangun peradaban, bukan sekadar meningkatkan ritual personal. “Takwa semestinya menjadi energi perubahan sosial yang melahirkan etos kerja, disiplin, dan keberanian berinovasi,” katanya.
Safari Ramadan di RSU UMM menjadi ruang konsolidasi nilai agar setiap peran dijalankan dengan kesadaran bahwa pengabdian adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara duniawi dan ukhrawi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan integritas spiritual tenaga medis dan akademisi.
Dengan tema “Ibadah Bukan Transaksi”, Safari Ramadan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. (lil).
