Aksi Mulia Polsek Lowokwaru, Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Seorang Pelajar

1 August 2022 - 21:06 WIB
Anggota Polsek Lowokwaru (kiri) berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri salah seorang pelajar (ist)
Anggota Polsek Lowokwaru (kiri) berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri salah seorang pelajar (ist)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Aksi mulia jajaran Polsek Lowokwaru patut mendapat apresiasi. Pasalnya, lima anggota Polsek Lowokwaru Polresta Malang Kota berhasil menggagalkan aksi nekat percobaan bunuh diri salah seorang pelajar, Senin (01/08/2022).

Informasi yang berhasil di himpun, seorang pelajar berinisial TJS (17), tiba-tiba berdiri di pagar Jembatan Jalan Soekarno Hatta Kota Malang dan hendak melompat ke Sungai Brantas, yang ada di bawah jembatan, Senin (1/8/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Warga yang melintas pun berusaha membujuk TJS untuk tidak melakukan aksi tersebut.

Sementara yang lain melaporkan kejadian tersebut ke anggota Polsek Lowokwaru yang sedang berjaga di pos lalu lintas Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Di Polsek Lowokwaru, sang pelajar yang mencoba bunuh diri mendapat wejangan dari para anggota Polsek (ist)
Di Polsek Lowokwaru, sang pelajar yang mencoba bunuh diri mendapat wejangan dari para anggota Polsek (ist)

Saat itu, TJS berada di jembatan bagian sisi timur memakai seragam sekolah.

Tak lama kemudian, lima anggota Polsek Lowokwaru tiba di lokasi. Bersama warga, akhirnya TJS bisa ditenangkan dan mengurungkan niatnya untuk mengakhiri hidupnya.

Kemudian, TJS dibawa ke Polsek Lowokwaru untuk mendapatkan pendampingan psikologis.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Eko Novianto.

“Saat ini, TJS masih berada di Polsek Lowokwaru untuk menenangkan diri. Dan anggota telah menghubungi pihak keluarga, terkait peristiwa tersebut,” ujarnya.

Namun, Ipda Eko Novianto enggan mengungkap motif yang melatarbelakangi TJS melakukan aksi percobaan mengakhiri hidup tersebut.

“Kami tidak bisa menjelaskan terkait motifnya. Karena TJS masih di bawah umur, di samping itu kondisi psikisnya masih tertekan, sehingga butuh waktu untuk menenangkan diri,” tandasnya. (lil)