Astagfirullah… Mobil Pejabat Diduga Tabrak Lari, Warganet Heboh

1 April 2020 - 15:35 WIB
Pria ini merupakan korban yang dikabarkan sebagai korban tabrak lari.

BATU (surabayapost.id ) – Astagfirullah .. warganet heboh. Sebab ada postingan foto korban kecelakaan tabrak lari di Kota Malang. Postingan foto tersebut dianggap pemilik akun Facebook atas nama De Joen – AKU CINTA KOTA BATU.

Postingan itu diunggah Selasa (31/3/2020). Sampai Rabu (1/4/2020) postingan foto tersebut masih beredar liar di dunia maya.

Isi postingan yang disertai foto itu berbunyi, “Mhn ijin melaporkan Laka Lantas , 31 Maret 2020 jam 22.02 Wib. Mohon dibantu melacak. Mobil Fortuner warna hitam dengan PLAT MERAH Nomer N 1099 KP = Plat Mobil Dinas Batu. TKP Tabrak lari di Depan Gedung DPRD Kota Malang. Data Korban Terlampir (SIM C) Korban mendapat perawatan. Kronologi menurut sumber dilapangan : Korban memang sengaja ditabrak. Maksud & tujuannya belum diketahui secara rinci,” jelas akun fesbuk De Joen.

Berikutnya De Joen juga memposting foto korban tabrakan tersebut. Dia juga memposting identitas diri korban yang tertera di Surat Izin Mengemudi (SIM) C.

Postingan De Joen yang diunggah di akun facebooknya.

Berdasarkan keterangan diri sang korban di SIM C, atas nama Miskono beralamat di Gadang Kota Malang 5/20 RT O2 RW O4. Tanggal Lahirnya pada O5 /09 /1965, pekerjaan wiraswasta.

Menurut salah satu ASN Kota Batu yang namanya tidak mau disebutkan, sesuai plat Nopol, mobil tersebut milik Pemkot Batu. Sebab, Nopol N 1099 KP merupakan nomor kendaraan untuk wilayah Kota Batu.

Untuk mengetahui kata dia sangat mudah. “Tinggal dibawa ke Samsat Nomor Pol itu. Kemudian dikrocek di Bagian Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkot Batu. Sebab tupoksi BKD itu termasuk juga soal pendataan aset daerah,” tegasnya.

Dijelaskan dia bila jenis mobil Fortuner dengan CC besar itu, di Pemkot Batu hanya ada beberapa saja. Itu karena mobil tersebut fasilitas khusus untuk pejabat penting.

“Artinya kalau nomor Pol kendaraan yang diposting tersebut itu benar, saya rasa mudah dan akan cepat untuk diketahui. Tapi mudah – mudahan bukan kendaraan milik pejabat Pemkot Batu,” harap dia.

Itu karena kata dia, bisa jadi ketika kecelakaan itu terjadi ada mobil plat merah lewat. Sehingga dikira mobil tersebut yang menabrak.

Hanya saja, lanjut dia, kalau insiden tersebut benar akan menjadi presiden buruk. Apalagi sekarang lagi menghadapi wabah corona yang menyebabkan banyak orang susah. “Jika korbannya itu dari rakyat jelata, sangat kasihan,” serunya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Batu AKP Mala Darlius Nanda Kurniawan, saat dikonfirmasi terkait plat Nopol kendaraan tersebut mengaku tidak tahu. Alasan Kasat Lantas yang sapaan akrabnya Mala ini karena belum dapat informasi dan surat tembusan dari Polresta Malang Kota.

“Kami belum dapat tembusan terkait hal itu. Ya coba saya ceknya dulu Nopol yang sedang beredar di dunia maya itu,” janji Mala singkat. (Gus)