Dindik Sukses Antar SDN Model Raih Juara Sekolah Sehat Nasional

28 October 2018 - 18:43 WIB
Kepala Dindik Kota Malang Hj Zubaidah bersama keluarga besar SDN Model Kedung Kandang Kota Malang usai menerima piala Juara 1 Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional.
Kepala Dindik Kota Malang Hj Zubaidah bersama keluarga besar SDN Model Kedung Kandang Kota Malang usai menerima piala Juara 1 Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional.

JAKARTA (SurabayaPost.id) – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang sukses mengantar SDN Model Kedung Kandang Kota Malang meraih prestasi nasional. Itu setelah SDN Model di Kota Malang ini keluar sebagai juara Sekolah Sehat Nasional yang diumumkan Kemendikbud RI.

Kemendikbud memberikan anugerah khusus kepada SDN Model Malang yang menjadi pemenang Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional 2018. Penganugerahan penghargaan itu diserahkan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad.

Kepala Dindik Kota Malang, Hj Zubaidah mengaku bangga dengan prestasi yang diraih SDN Model Malang itu. “Alhamdulillah perjuangan kita berhasil dengan baik,” kata dia, Minggu (28/10/2018).

Dijelaskan dia bila untuk meraih prestasi terbaik nasional itu tidak mudah. Butuh keseriusan, kedisiplinan, keuletan dan ketekunan yang tinggi. Apalagi, tegas dia, dalam bidang kesehatan sekolah.

Aspek yang dinilai, kata dia, sangat banyak, beragam dan kompleks. “Kami bersyukur keluarga besar SDN Model Kedung Kandang Kota Malang bisa memenuhi ketentuan dan persyaratan sebagai sekolah sehat tingkat nasional. Semua itu tentu berkat perjuangan mereka yang tak pernah mengenal lelah,” pujinya.

Untuk itu dia, berharap prestasi tersebut bisa dipertahankan untuk selanjutnya. Dia juga berharap sekolah-sekolah lain di Kota Malang bisa mengikuti jejak SDN Model Malang itu.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad mengatakan penilaian LSS bertujuan untuk menilai prestasi sekolah dalam melaksanakan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Aspek yang menjadi penilaian dalam lomba ini, menurut Hamid, tidak hanya pada kinerja sekolah.

Tetapi, lanjut dia, juga mempertimbangkan peran serta tim usaha pembina UKS, upaya sekolah, dan peserta didik dalam mewujudkan budaya perilaku hidup bersih dan sehat serta program-program usaha kesehatan sekolah dan madrasah lainnya.

Hamid menjelaskan bahwa pembinaan dan pengembangan kesehatan sekolah dan madrasah, merupakan upaya meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. Selain itu untuk meningkatkan pembinaan dan motivasi penyelenggaraan kesehatan sekolah dan madrasah di daerah.

Untuk itu, kata dia, tim pembina dan usaha kesehatan sekolah dan madrasah memandang perlu melaksanakan LSS tingkat nasional. Hal itu, kata dia, diharapkan mempunyai daya ungkit cukup tinggi dalam pembinaan UKS di sekolah. Sehingga mempercepat pendidikan karakter pada anak didik.

Itu mengingat, tegas dia, LSS tersebut dilaksanakan sejak tahun 1991. Itupun setelah tujuh tahun surat keputusan bersama (SKB) empat menteri diterbitkan.

Di antara keempat menteri itu adalah Mendikbud, Menkes, Menag dan Mendagri. “SKB ini kemudian diperbaharui pada tahun 2003 dan tahun 2014,” papar dia.

Menurut dia, LSS tingkat Nasional tahun 2018 ini diikuti 96 sekolah dari 25 provinsi se-Indonesia. Itu terdiri atas 23 TK/RA; 24 SD/MI; 25 SMP/MTs; 24 SMA/SMK/MA.

Penilaian dilakukan sejak 16 Juli hingga 10 Agustus 2018. Hasilnya, ditetapkan 23 sekolah pemenang, dengan 2 kategori. Yakni Kategori Kinerja Sekolah Terbaik (Best Performance) dan Pencapaian Terbaik (Best Achievement).

SDN Model Kedung Kandang, Kota Malang keluar sebagai juara 1 pada Kategori Kinerja Sekolah Terbaik (Best Achievement). Sehingga berhak menerima piala, piagam dan uang pembinaan Rp 30 juta.

Penyerahan anugerah LSS ini disaksikan langsung Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo; Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kirana Pritasari.

Selain itu Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan Kesiswaan Madrasah Kementerian Agama, Ahmad Umar, dan beberapa perwakilan kepala daerah kabupaten/kota pemenang LSS.

Berikut Daftar Lengkap Pemenang LSS 2018.

1. Kategori Kinerja Sekolah Terbaik (Best Performance):

Tingkat SMA/SMK/MA, Juara I, SMKN 1 Sewon, Kabupaten Bantul, Provinsi D.I. Yogyakarta; Juara II, SMAN 2 Rejang Lebong, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu; Juara III, SMAN 3 Unggulan Palembang, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan; dan Juara Harapan SMKN 1 Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

Untuk tingkat SMP/MTs, Juara I, SMPN 04 Metro, Kota Metro, Provinsi Lampung; Juara II, SMPN 9 Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten; Juara III, SMPN 82 Jakarta, Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta; dan Juara Harapan SMPN 26 Pekanbaru, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Untuk tingkat SD/MI, Juara I, SD Xaverius 1 Jambi Selatan, Kota Jambi, Provinsi Jambi; Juara II, SDN 002 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur; Juara III, SD Islam Az Zahrah, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan; dan Juara Harapan SD YPTSS Sungai Tangah, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Untuk tingkat TK/RA, Juara I, TK Cendekia Harapan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali; Juara II, TK Negeri 1 Samarinda, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur; Juara III, TK Ekadyasa Branti Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung; dan Juara Harapan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 4 Jakarta, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.

2. Kategori Kinerja Sekolah Terbaik (Best Achievement).

Untuk tingkat SMA/SMK/MA, Juara I, SMAN 1 Garut, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat; Juara II, SMAN 5 Gowa, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan; Juara III, SMAN 8 Merangin, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi; dan Juara Harapan SMA Muhammadiyah Sambas, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Untuk tingkat SMP/MTs, Juara I, SMPN 1 Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali; Juara II, SMPN 16 Sukabumi, Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat; Juara III, MTsN 1 Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat; dan Juara Harapan MTsN 1 Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan.

Untuk tingkat SD/MI, Juara I, SDN Model Kedung Kandang, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur; Juara II, SDN 1 Murung Sari, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan; Juara III, SDN Sering, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat; dan Juara Harapan SDN 23 Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Untuk tingkat TK/RA, Juara I, TK Akbar, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat; Juara II, TK Aisyiyah Bustanul Athfal 9 Sidayu, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur; Juara III, TK Negeri Pratama Malinau, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara; dan Juara Harapan TK Emaus Luwuk, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. (lil/ah)