DPRD Gresik : Pemerintah Harus Antisipasi Banjir Tahunan

10 October 2018 - 17:09 WIB

GRESIK (SurabayaPost.id)-Musim hujan menjadi perhatian serius anggota DPRD Gresik. Mereka berharap kepada pemerintah Kabupaten Gresik tanggap dengan kondisi yang setiap tahun terjadi banjir yang selalu dikeluhkan oleh masyarakat, agar banjir yang selalu merugikan warga bisa di minimalisir.

Hal itu disampaikan oleh Nur Qolib Wakil Ketua DPR dari Fraksi PPP dengan mempertimbangkan pembangunan Islamic Center sekaligus Masjid Agung di Kecamatan Balongpanggang yang menurutnya tidak mendesak dilakukan.

Menurut Nur Qolib, penanganan banjir Kali Lamong yang sudah berpuluh-puluh tahun ia rasa lebih penting dari pada pembangunan Islamic Center dan Masjid Agung.

“Setiap tahun warga kita yang tinggal di Kecamatan Cerme, Benjeng, Balongpanggag, termasuk di Menganti dan Kedamean dihadapkan dengan banjir akibat luapan Kali Lamong,” jelas Nur Qolib, Kamis (11/10).

“Jadi, bukan pembangunan Islamic Center dan Masjid Agung yang harus dipaksakan. Tapi, penanganan musibah tahunan ini yang lebih prioritas yang harus kita pikirkan. Terlebih, pada 3 tahun belakangan ini kekuatan APBD Gresik terseok seok karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sumber pendapatan daerah (PD) yang tak terpenuhi,” ujarnya. “Tiga tahun belakangan ini kan ABPD kita bisa dibilang jatuh bangun. Dampaknya, sejumlah kegiatan terpaksa didrop atau pending karena terbentur anggaran,” sambungnya.

Qolib mengungkapkan, kondisi riil kekuatan APBD 2018 pasca perubahan. Yakni, Pendapatan Daerah (PD) minus Rp 26.650.045.743,00 menjadi Rp 2.870.853.525.257,00 dari sebelumnya yang dipatok sebesar Rp 2.897.503.571.000,00.

Kerena itu, Qolib meminta agar pembangunan Islamic Center dan Masjid Agung tak dipaksakan dulu. “Di Kabupaten Gresik yang dikenal kota santri dan wali ini sudah tumbuh subur masjid dan sarana syiar Islam lain. Di setiap desa atau dusun ada masjid. Bahkan, 1 desa ada 2 masjid. Lalu untuk apa bangun Masjid Agung lagi? Wong di Gresik sudah ada Masjid Agung Gresik (MAG) tinggalan bupati sebelumnya. Mari kita manfaatkan keberadaan MAG itu,” pungkasnya. (adv)