Target Bank Sampoerna Buka 5000 Gerai Pada Tahun 2019

14 October 2018 - 11:13 WIB
Bank Sampoerna melakukan penarikan undian Grand Prize Tabungan Sampoerna Alfaku di Alfamart Danau Sentani, Sawojajar, Kota Malang, Jatim.
Bank Sampoerna melakukan penarikan undian Grand Prize Tabungan Sampoerna Alfaku di Alfamart Danau Sentani, Sawojajar, Kota Malang, Jatim.

MALANG (SurabayaPost.id) – Pertumbuhan Bank Sampoerna diyakini terus meningkat. Untuk itu, bank swasta yang berkolaborasi dengan Alfamart dan Alfamidi ini menargetkan untuk membuka 5000 gerai tahun 2019.

Target tersebut diungkapkan Aji Saputra, Project Manager Tasaku Bank Sampoerna saat penarikan undian Grand Prize Tabungan Sampoerna Alfaku (Tasaku) di Alfamart Danau Sentani, Sawojajar, Kota Malang, Jatim, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Aji Saputra, respon masyarakat terhadap Tasaku sangat bagus. “Untuk itu kami menargetkan membuka 5000 gerai dengan 60 ribu nasabah tahun 2019,” jelas dia.

Demi mewujudkan target tersebut, 2018 ini akan membuka cabang di Sumatera dan Jawa Barat (Jabar). Dia optimistis target tersebut bisa terwujud.

Alasannya, untuk di Malang saja selama dua bulan sudah ada 300 gerai. “Tahun ini ditargetkan bisa mencapai 500 gerai,” kata Aji Saputra yang diamini Pimpinan Cabang Bank Sampoerna Malang, Bernard Erwin Karamoy.

Menurut Aji Saputro, Perwakilan Bank Sampoerna ini, semua itu tidak lepas dari respon masyarakat yang positif. Sebab, kata dia, banyak kemudahan yang diperoleh masyarakat yang selama ini tak punya akses perbankan.

Kemudahan itu disebutkan seperti nasabah bisa menabung dan mencairkan dananya kapan saja dan di Alfamart dan Alfamidi yang ada logo atau stiker Tasaku. “Tidak ada batas minimal. Uang kembalian Rp 100 bisa ditabungkan,” kata dia.

Selain itu, kata dia, bebas biaya administrasi. “Karena itu bisa nabung di Bank Sampoerna lewat Alfamart/Alfamidi. Nabung mudah. Uang kembalian belanja berapapun bisa ditabung. Bisa dapat hadiah lewat penarikan undian grand prize yang diundi secara berkala,” katanya.

Sementara itu, Fetri yang mewakili Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Widodo juga memberikan penikaian positif. Menurut dia, Bank Sampoerna merupakan bank legal.

“Masyarakat yang belum punya akses ke perbankan sekitar 67 persen bisa memanfaatkan. Bisa jadi akses permodalan inklusi juga. Silahkan menabung di Bank Sampoerna karena Tasaku ini sudah masuk di OJK,” papar dia.

Hal senada juga diungkapkan perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang, Indras. Menurut dia, “Jangan salah investasi/nabung. Ini Bank Sampoerna sudah legal. Silahkan investasi untuk masa depan,” kata dia. (aji/ah)