Eskalator Masjid Agung Diresmikan, Pemkab Gresik Hadirkan Akses Ibadah Lebih Nyaman dan Inklusif

GRESIK, SurabayaPost.id–Gema doa dan lantunan istighosah mengalun khusyuk di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Gresik ke-539 dan Hari Ulang Tahun ke-52 Pemerintah Kabupaten Gresik. Di tengah suasana religius tersebut, pemerintah daerah sekaligus meresmikan pengoperasian fasilitas eskalator yang dibangun melalui APBD 2026 senilai Rp2,6 miliar sebagai upaya meningkatkan kenyamanan akses ibadah bagi masyarakat.

Peresmian dilakukan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik, Suprapto, yang hadir mewakili Bupati Gresik Fandi Akhamd Yani yang sedang dinas ke Jakarta, Jumat (13/2/2026). Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan istighosah dan doa bersama menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Suprapto menegaskan bahwa pembangunan fasilitas eskalator menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin inklusif.

“Pengoperasian eskalator ini menjadi wujud nyata peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya memudahkan jamaah lansia maupun penyandang disabilitas agar dapat beribadah dengan nyaman dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gresik, Ir. Ida Lailatus Sa’diyah, M.M., menjelaskan bahwa pembangunan eskalator merupakan bagian dari pengembangan fasilitas masjid agar semakin representatif sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

“Anggaran pembangunan eskalator dialokasikan melalui APBD 2026 sebesar Rp2,6 miliar. Fasilitas ini diharapkan mampu memberikan akses yang lebih baik bagi seluruh jamaah yang datang ke Masjid Agung,” jelasnya.

Ketua Takmir Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik, KH. Drs. Fathoni Abdusyukur, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam peningkatan sarana ibadah tersebut.

“Alhamdulillah, dengan dioperasikannya eskalator, seluruh jamaah, terutama lansia, penyandang disabilitas, maupun keluarga yang membawa anak-anak dapat lebih mudah mengakses area masjid. Fasilitas ini selaras dengan upaya menjadikan masjid semakin ramah umat dan inklusif bagi semua kalangan,” ungkapnya.

Kegiatan istighosah berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, serta masyarakat. Para jamaah bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Gresik senantiasa diberi keberkahan, kemajuan, dan keselamatan dalam menyongsong bulan suci Ramadan.

Keberadaan fasilitas eskalator di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim diharapkan semakin memperkuat peran masjid sebagai pusat syiar Islam sekaligus ruang pelayanan umat yang nyaman, modern, dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:

  • DKP Jatim : Titik Kordinat Laut, LBH Maritim Siap Gugat SHGB Terbitan BPN Gresik milik PT SSM
  • BPN Jatim : SHGB PTSSM Tidak Melanggar
  • LBH Maritim Laporkan Dugaan Penerbitan SHGB Laut PT SSM oleh BPN Gresik ke Kejagung
  • Cagar Budaya Eks Asrama VOC Terlanjur Rata Dengan Tanah, Fungsi Pengawasan DPRD Gresik Dipertanyakan