Gilang Widya Pramana Mundur Dari Jabatan Presiden Arema FC

29 October 2022 - 22:25 WIB
Gilang Widya Pramana (kanan) saat menyatakan resmi mundur dari jabatannya sebagai presiden Arema FC (ft.cholil)
Gilang Widya Pramana (kanan) saat menyatakan resmi mundur dari jabatannya sebagai presiden Arema FC (ft.cholil)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Gilang Widya Pramana menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Presiden Arema FC. Pernyataan ini disampaikan langsung Gilang di Kantor Arema, Sabtu (29/10/2022).

“Maka per hari ini saya nyatakan mundur dari Presiden Arema,” ujarnya.

Alasan Gilang mundur ini dikarenakan bentuk tanggung jawab dan murni keputusannya sendiri.

“Pengunduran diri tidak ada tekanan pihak manapun, itu murni karena tanggung jawab moral saya, murni karena saya merasakan kesedihan, traumatis, dan saya bertanggung jawab untuk mundur,” lanjutnya.

Dengan keputusannya ini, selanjutnya Gilang akan menyerahkan kembali posisinya ke manajemen dan owner sekaligus mencari penggantinya.

“Saya memutuskan untuk istirahat rehat dari dunia sepak bola, dengan situasi sekarang ini di Arema FC saya merasa memerlukan sosok yang lebih baik dan dirasa mampu mengelola Arema menjadi tim solid dan kuat,” jelasnya.

Gilang Widya Pramana alias Juragan 99
Gilang Widya Pramana alias Juragan 99

Selain itu, bos Juragan 99 ini menyatakan posisinya sebagai Presiden Arema FC hanyalah investor.

“Posisi presiden klub adalah posisi kehormatan, saya sebagai investor diberikan istilah presiden oleh owner dan direksi. Ini merupakan suatu kehormatan buat saya,” tegasnya.

Gilang menerangkan, keputusan ini dikeluarkan lantaran tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022 lalu. Tragedi yang menewaskan 135 orang itu menimbulkan trauma yang mendalam bagi Gilang.

“Ini benar-benar kejadian yang bukan hanya saya, hampir semua manajemen, pemain yang terlibat mengalami trauma yang sangat luar biasa. Saya sampai setiap malam selalu sejak hari pertama sampai hari ini saya juga susah tidur. Artinya ada perasaan mengganjal yang saya rasakan,” jelasnya.

Gilang mengaku begitu mencintai dunia sepak bola dan Arema FC. Ia pun bangga bisa menjadi bagian dari klub kebanggaan Arek Malang ini. Bahkan di tahun pertama ia menjabat, Arema FC mampu meraih juara Piala Presiden.

Sebelum berpamitan, ia mengucap banyak terima kasih kepada seluruh pihak, mulai manajemen, Aremania, hingga sponsor yang sudah mendukung Gilang selama satu tahun setengah ini.

“Terima kasih atas kerja samanya selama ini. Saya ucapkan terima kasih ke pemain, pelatih, staf, semua Aremania Aremanita. Saya minta maaf kalau saya banyak kesalahan, kekurangan,” pungkasnya, (*)