Guru Al-Qur’an dari Balik Jeruji Lapas Malang: Ponpes At-Taubah Gelar Wisuda Ummi Angkatan IX

Cetak Guru Al-Qur'an dari Balik Jeruji Lapas Malang: Ponpes At-Taubah Gelar Wisuda Ummi Angkatan IX, Sabtu 13 Desember 2025. (Sumber L'SIMA).
Cetak Guru Al-Qur'an dari Balik Jeruji Lapas Malang: Ponpes At-Taubah Gelar Wisuda Ummi Angkatan IX, Sabtu 13 Desember 2025. (Sumber L'SIMA).

MALANG (SurabayaPost.id) – Lapas Kelas I Malang kembali menyelenggarakan kegiatan Wisuda Santri Pondok Pesantren At-Taubah yang dirangkaikan dengan Wisuda Guru Al-Qur’an Metode Ummi Angkatan Ke-IX, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas I Malang dan dihadiri oleh Pejabat Struktural, pegawai, pengurus Ummi Foundation, Rampak Naong Malang, serta wali santri.

Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud keberhasilan pembinaan keagamaan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kehadiran keluarga dan wali santri turut menambah suasana haru dan kebanggaan.

Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, memberikan sambutan sekaligus apresiasi kepada Ummi Foundation dan seluruh pihak yang selama ini konsisten mendukung pembinaan santri di Lapas Malang.

Cetak Guru Al-Qur'an dari Balik Jeruji Lapas Malang: Ponpes At-Taubah Gelar Wisuda Ummi Angkatan IX, Sabtu 13 Desember 2025. (Sumber L'SIMA).
Cetak Guru Al-Qur’an dari Balik Jeruji Lapas Malang: Ponpes At-Taubah Gelar Wisuda Ummi Angkatan IX, Sabtu 13 Desember 2025. (Sumber L’SIMA).

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ummi Foundation, para pengajar, serta seluruh pihak yang telah mendukung perkembangan WBP santri Pondok Pesantren At-Taubah hingga mampu melahirkan guru dan santri Al-Qur’an yang hari ini diwisuda,” ujarnya.

Teguh Pamuji juga menyampaikan pesan kepada para wisudawan agar terus menjaga semangat belajar dan memperbaiki diri. “Saya berharap para WBP wisudawan dapat terus bertumbuh menjadi pribadi yang baik, bermanfaat, dan mampu membawa nilai-nilai kebaikan hingga nanti bebas dan kembali ke tengah masyarakat,” pesan Kalapas.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan pembinaan spiritual di Lapas Kelas I Malang. Dengan adanya pembinaan keagamaan, diharapkan WBP dapat menjadi pribadi yang religius, berakhlak, dan siap kembali ke tengah masyarakat. (lil).

Baca Juga:

  • Pengawasan Ketat, Lapas Malang Gagalkan Penyeludupan Obat Dalam Pembalut
  • Lapas Kelas 1 Malang Berbagi Kurban ke Warga Binaan, 10 Sapi & 15 Kambing Disembelih
  • Lapas Kelas I Malang & Disdukcapil Sukses Rekam Biometrik 2.418 Warga Binaan
  • Kalapas Kelas 1 Malang Pimpin Ikrar Bersih HP-Narkoba: “Tak Ada Toleransi di Dalam Lapas”