Hadiri Tabligh Akbar di UMM, Mendikdasmen RI Senam bareng Ratusan Siswa SD

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia Prof. Abdul Mu'ti, M.Ed saat memberikan sambutan di acara Tabligh Akbar UMM. (Dok. Humas UMM)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed saat memberikan sambutan di acara Tabligh Akbar UMM. (Dok. Humas UMM)

Pria yang juga menjabat Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu menjelaskan, makna risalah Islam berkemajuan sebagai sebuah blueprint dalam pandangan Muhammadiyah. Ada tiga ciri dasar Islam berkemajuan yang menjadi pondasi kokoh Muhammadiyah. Pertama dan paling utama adalah tauhid yang murni.

Menurutnya, di dalam tauhid yang murni melekat juga nilai-nilai kemanusiaan, kemerdekaan atau kebebasan, sosial, dan peradaban dalam kehidupan. Dengan kata lain, tauhid melahirkan jiwa-jiwa yang merdeka dengan jiwa keberanian yang kuat tanpa kegundahan di dalam dirinya kecuali takut pada Allah SWT.

Kemudian, di samping taat dalam menjalankan syari’at agama, seorang muslim berkemajuan harus mencerminkan sikap positif terhadap ilmu. Nilai-nilai kebaikan tersebut diwujudkan melalui amal-amal usaha nyata di berbagai sektor. “Semua manusia itu sama di hadapan Allah SWT, kecuali keimanan dan ketawaqwaan. Tauhid mendorong manusia untuk maju sehingga Islam mampu menggeser pandangan manusia unggul yang dilihat dari prestise ke arah prestasi melalui iman dan taqwa,” tegasnya.

Baca Juga:

  • Retno Marsudi di Wisuda UMM: Inovasi Air Kampus Putih Jadi Harapan Dunia
  • Dialog dengan Mahasiswa UMM, H. Rokhmad: Tanpa DPRD, Siapa Awasi Anggaran Negara?
  • Mendunia! UMM Jadi Mitra Resmi UNESCO Urus Kelestarian Air, Garap Subak Bali hingga NTT
  • Ngabuburit Seru di Kayutangan: UMM Hadirkan Literasi, Batik Ecoprint, dan Kuliner Lezat