Kembangkan Distribusi, Zurich Resmikan Kantor Keenam di Surabaya

3 August 2019 - 08:59 WIB
Peresmian Kantor Penjualan Zurich yang ke-enam di Surabaya oleh Budi Darmawan, Chief Distribution Officer Zurich Topas Life, didampingi oleh (kika) Fenny Julia - Agency Senior Leader, Fredy Limpahala - Founder dan Pemilik Grha Blue Diamond Agency, dan David Ng - Agency Senior Leader.
Peresmian Kantor Penjualan Zurich yang ke-enam di Surabaya oleh Budi Darmawan, Chief Distribution Officer Zurich Topas Life, didampingi oleh (kika) Fenny Julia - Agency Senior Leader, Fredy Limpahala - Founder dan Pemilik Grha Blue Diamond Agency, dan David Ng - Agency Senior Leader.

SURABAYA  (SurabayaPost.id) –  Perkembangan dan pertumbuhan serta potensi yang menjanjikan membuat Zurich kian optimistis mengembangkan sayapnya. Untuk itu, Zurich meresmikan pembukaan kantor penjualan di daerah Gubeng, Surabaya, Jatim, Kamis (1/8/2019).

Menurut Budi Darmawan, Chief Distribution Officer Zurich Topas Life, peresmian kantor  keenamnya di Surabaya itu merupakan salah satu realisasi komitmen perusahaan untuk pasar di Indonesia. Selain itu demi  mewujudkan visinya untuk Bertumbuh Dengan Tujuan (Growth With Purpose).

Kantor penjualan keenam ini diberi  nama Zurich Grha Blue Diamond Agency. Itu  didirikan untuk memperluas pasar Zurich di Jawa Timur serta menjadi wadah operasional bagi tim agen pemasar asuransi.

“Kami melihat potensi yang sangat besar dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia terutama pada kelas menengah, Hal ini merupakan peluang bagi Zurich untuk menjawab kebutuhan dan minat masyarakat terhadap produk asuransi,” kata Budi Darmawan, Chief Distribution Officer Zurich Topas Life seperti rilis yang diterima SurabayaPost.id, Sabtu (3/8/2019).

Dia mengaku sangat bersemangat untuk terus mengembangkan cakupan distribusi Zurich di Indonesia, khususnya dengan pertumbuhan tenaga agennya di Surabaya.

Di Indonesia sendiri, kata dia, agen masih menjadi pintu utama akses produk asuransi kepada masyarakat. Makanya, kantor penjualan yang keenam di Surabaya ini diyakini akan menyokong pertumbuhan bisnis Zurich  di Jawa Timur.

Menurut dia, penjualan produk Zurich di Jawa Timur menyumbang 13% dari total premi keseluruhan pada tahun 2018. Penjualan di Surabaya pun terus menunjukkan pertumbuhan, Q2 2019 menunjukkan pertumbuhan 101% dibanding tahun sebelumnya.

“Secara segmentasi pasar, mayoritas nasabah Zurich di Surabaya berasal dari Kelas Menengah ke atas, dan mayoritas merupakan profesional muda dan keluarga. Per Juni 2019, pemasaran Zurich di Surabaya didukung oleh lebih dari 1,000 tenaga pemasar di Surabaya,” ungkapnya.

Dijelaskan dia bila pada tahun 2018, bisnis asuransi jiwa Zurich mencatatkan pertumbuhan premi sebesar 34% dari tahun sebelumnya. Hal itu  jauh di atas rata-rata industri Asuransi Jiwa yang hanya di angka 3%. Pada tahun yang sama Agen Zurich pun bertumbuh dari 4,677 hingga 5,630.

Menurut dia tiga kunci utama strategi dalam mengembangkan Zurich. Disebutkan  seperti Fokus kepada Customer, Kemudahan, dan Produk Inovatif.

“Dengan bekal itu  kami terus memberikan solusi perlindungan yang inovatif, terdepan, dan tepat sasaran bagi masyarakat. Untuk itu,  pertumbuhan ekonomi, Zurich ingin membantu masyarakat Indonesia agar lebih siap menghadapi potensi risiko. Terutama bagi masyarakat Kelas Menengah dan profesional muda yang penuh semangat,” jelas dia.

Itu mengingat, lanjut dia,  mereka juga merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. “Sangat penting bagi mereka untuk mendapatkan perlindungan terbaik. Sehingga  mereka dapat terus berkarya walaupun risiko tersebut terjadi.“ jelas Budi Darmawan menambahkan.

Produk Zurich paling inovatif yang baru-baru ini diluncurkan kata dia adalah Zurich Critical Advantage (ZCA). Itu merupakan produk yang memberikan manfaat utama perawatan medis di Luar Negeri  senilai US$ 2.000.000, fasilitas cashless di seluruh dunia, dan layanan Second Medical Opinion dari ahli medis terkemuka.

Makanya, kata dia, Zurich fokus untuk terus melakukan ekspansi baik dari segi jaringan, saluran distribusi, hingga berbagai produk ke masyarakat. Pengembangan distribusi Zurich ke seluruh Indonesia juga merupakan inisiatif utama untuk mendukung target pemerintah dalam menggalakkan penetrasi keuangan nasional.

Target inklusi yang dicanangkan oleh OJK, kata dia, untuk tahun 2019 ini sebesar 75%. Berdasarkan data terakhir pada tahun 2016 tingkat inklusi keuangan pada kelompok usia 18-25 tahun tercatat sebesar 70,0% dan usia 26-35 tahun sebesar 68,4%.

Karena itu Zurich terus berkomitmen untuk mengembangkan pasar Indonesia dan menyediakan produk perlindungan terbaik bagi masyarakat di Indonesia. Sehingga Zurich  bisa memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. (aji)