Ketua DPRD Batu : Jangan Gaduh, Bisa Dibicarakan Baik-Baik

14 January 2022 - 14:39 WIB

BATU ( SurabayaPost.id ) – Ketua DPRD Kota Batu Asmadi, Kamis ( 13/1/2022) berharap kepada warga pedagang ditempat relokasi sementara agar tidak gaduh dan menjaga kondusifitas Kota Batu. 

Itu, terkait dengan adanya pengumuman yang beredar dari dinas terkait bakal dimulai penarikan retribusi pasar mulai 15 januari 2022 yang sempat beredar di media.

” Hal itu saya rasa bukan suatu permasalahan yang sangat genting.Dengan adanya pengumuman pada 15 Januari mulai diperlakukan penarikan retribusi dari dinas terkait, seharusnya jangan terlalu disoal dan dibicarakan baik – baik ,” saran Asmadi.

Karena kata dia, ketika yang disoal karena tidak ada kordinasi sebelumnya dan sebagainya.Menurut dia, yang perlu dipahami saat ini di massa pandemi.

” Pengumuman secara tertulis yang beredar tertanggal 11 Januari, itu salahsatu sosialisasi.
Artinya pemerintah tidak serta merta langsung menarik retribusi pasar begitu saja.Terlebih sekarang masih ditengah pamdemi tentunya harus hati – hati dan juga menjaga prokes menghindari kerumunan massa,” ujarnya.

Apalagi ujar dia, dengan berlakunya penarikan retribusi mendatang, yang perlu disadari menurut politisi partai PDI Perjuangan ini, penarikan retribusi itu nominalnya juga tidak  besar.

” Kisaran Rp 1500 , atau 2000 rupiah dan seterusnya, itukan tidak memberatkan para pedagang.Saya sangat berharap warga pedagang pasar lebih fokus berjualan semoga rezekinya lancar, terlebih tak lama lagi bakal menghadapi lebaran,” sarannya.

Jadi saran dia, pedagang setidaknya bisa meredam amarah dan sebagainya.Jika ada sesuatu yang dinilai tidak begitu gawat dan dampaknya tidak terlalu,seyogyanya cara tabayyun akan lebih elok.

” Apalagi, tempat relokasi sementara itu, informasinya selama 16 bulan, setelah itu bisa menempati pasar yang baru dan yang jadi harapan masyarakat batu, khususnya warga pedagang pasar,” pungkasnya ( Gus)