Kunjungi Desa Kendalbulur, Menteri Desa PDTT:  Kembangkan Digitalisasi 

29 October 2020 - 19:08 WIB

TULUNGAGUNG, (SurabayaPost. id) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengunjungi Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Kamis siang (29/10/2020). Dia menekankan Pemdes lebih kreatif mengaplikasikan teknologi digital serta memanfaatkan potensi lokal. 

Menteri Abdul Halim Iskandar ingin semua desa di Indonesia memanfaatkan  digitalisasi.  Untuk itu, Kementerian Desa PDTT telah bekerjasama dengan tokopedia, bukalapak serta market place lainnya. 

“Dalam waktu dekat kita akan membuka pelatihan berupa digital market kepada desa,” terang Gus Menteri. 

Menteri Desa PDTT kala membuka digitalusasi di desa

Selanjutnya, pemerintah desa bisa berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat. Sehingga pasca pelatihan tersebut, desa dapat mempunyai aplikasi pada playstore yang berfungsi sebagai sarana memesan serta memasarkan produk di tingkat desa. “Di dalam aplikasi itu, ada sektor bidang jasa, makanan serta seputar informasi lokal” ujarnya. 

Tentunya, ini harus didukung oleh jaringan internet yang memadai, serta memiliki Hp android. “Namun, saat ini hampir semua masyarakat sudah mengenal dan mempunyai hp android,” ungkapnya. 

Gus Menteri menambahkan, selain kemajuan desa di bidang digitalisasi, desa juga harus lebih kreatif mengangkat potensi lokal berupa desa wisata. “Desa wisata Nangkula Park Kendalbulur ini layak menjadi contoh untuk desa lainnya” kata gus menteri. 

Gus Menteri telah berupaya agar Tahun 2021, program BST, BLT menjadi ranah Kementerian sosial.  “Sehingga dana desa bisa digunakan seutuhnya untuk pembangunan padat karya,” imbuhnya. 

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menyampaikan, terdapat peningkatan pendapatan asli desa (PADes) dari desa yang mempunyai wisata.  “Laporan yang kita terima dari pengelola wisata Nangkula Park ini, omset per bulan mencapai 12 juta lebih,” ucapnya. 

Berbagai upaya berupa promosi serta pengembangan desa wisata terus ditingkatkan. 

“Di Desa Kendalbulur ini, sebelum adanya Nangkula Park, PADes hanya 50 juta per tahun. Saat ini mencapai seratus juta lebih,” sebutnya. 

Alhasil, dengan adanya program dari Kementrian Desa PDTT, pihaknya sangat merasa terbantu.  “Selaku bupati saya sangat berterima kasih kepada kementerian desa” tegasnya. 

Kepala Desa Kendalbulur, Anang Mustofa mengaku terharu atas kedatangan Menteri Desa PDTT.  “Alhasil, upaya memajukan desa wisata serta teknologi berbasis digital yang kita kerjakan selama ini ternyata menjadi pilot project” ungkapnya. 

Dengan begitu, ia beserta segenap pengelola akan lebih meningkatkan kinerja. Sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat. (Zainul Fuad)