Persepsi Menurun, Perbaikan Keyakinan Konsumen Malang Tertahan

2 June 2021 - 21:12 WIB
Kepala BI Malang Azka Subhan Aminurridho

MALANG (SurabayaPost.id) – Survei Konsumen Bank Indonesia Malang mengindikasikan perbaikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tertahan pada Mei 2021. Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan Aminurridho, mengatakan hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK). 

“IKK pada Mei 2021 sebesar 98,58, lebih rendah dibandingkan dengan capaian pada bulan April 2021 sebesar 103,50,” kata Azka Subhan Aminurridho, Rabu (2/6/2021).

Menurut dia, perbaikan keyakinan konsumen yang tertahan terjadi pada seluruh kategori tingkat pengeluaran dan mayoritas kelompok usia.

“Perbaikan keyakinan konsumen yang tertahan pada Mei 2021 terutama disebabkan oleh menurunnya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada 6 bulan yang akan datang,” terang pria ramah ini. 

Grafis by BI Malang

Pada Mei 2021, kata lelaki yang akrab disapa Azka ini, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini melemah dari bulan sebelumnya. Hal itu diindikasi karena kembali diberlakukannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam skala mikro dan pelarangan mudik pada saat momen Idul Fitri 1442H yang menyebabkan kembali menurunnya aktivitas ekonomi masyarakat. 

Dijelaskan Azka, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Mei 2021 tercatat sebesar 72,33. Itu lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 76,17. 

Penurunan IKE, kata Azka yang mantan pejabat BI Bali ini, terjadi pada seluruh komponen penyusunnya. Itu meliputi  penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, dan pembelian durable goods

“Penurunan terdalam terjadi pada indeks ketersediaan lapangan kerja saat ini dibanding 6 bulan lalu yang tercatat sebesar 59,00 lebih rendah 6 poin dibanding bulan sebelumnya yaitu 65,00,” ungkap Azka. 

Kepala BI Malang Azka Subhan Aminurridho

Sementara itu, lanjut dia,  konsumen masih cukup optimis terhadap perkiraan kondisi ekonomi 6 bulan ke depan meskipun melemah dari bulan sebelumnya. 

Hal tersebut menurut dia tercermin dari Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) pada bulan Mei 2021. Kala itu tercatat sebesar 124,83 yang berada pada level optimis (di atas 100) meski lebih rendah dari 130,83 pada April 2021. 

Menurut Azka yang juga mantan pejabat BI Bandung ini Konsumen memprakirakan ekspansi kondisi perekonomian pada 6 bulan ke depan masih terbatas. Khususnya dari aspek ketersediaan lapangan kerja dan kegiatan usaha. 

Sedangkan  ekspektasi konsumen mengenai kondisi penghasilan pada 6 bulan ke depan,  kata dia, akan mengalami peningkatan sejalan dengan adanya momen HBKN Hari Natal 2021 dan menjelang Tahun Baru 2022. 

“Dimana indeks ekspektasi penghasilan Mei 2021 meningkat 7,50 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 134,00,” pungkasnya.  (@ji)