Ratusan Anggota Polresta Makota Jalani Latihan Menembak

4 August 2020 - 21:12 WIB
Para Polwan Polresta Malang Kota turut ambil bagian latihan menembak

MALANG (SurabayaPost.id) – Ratusan anggota Polresta Malang Kota menjalani latihan menembak. Latihan tersebut digelar di Lapangan Tembak Brimob DEN B Pelopor Sat Brimob Polda Jatim, di Jln Ampeldento, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, Salasa (04/08/2020).

Latihan menembak itu, sebagai agenda semester 2 di tahun 2020. Dalam pelaksanaannya, latihan yang dimulai pukul 06.30 – 11.30 WIB itu, dipimpin langsung Pelatih dari Satuan Brimob.

“Hari ini yang ikut latihan menembak, sebanyak 145 orang. Mereka dari Bintara yang memegang Senjata Api atau Calon Pemegang Senjata Api. Dari Bagian, Satuan atau Polsek Jajaran,” terang Kasubag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Mahaeni.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution melihat dari dekat hasil bidikannya

Beberapa unsur yang terlibat diantaranya, pimpinan 2 orang, Bagian Operasional 2 orang, Sat Sabhara 12 orang, Sat Lantas 12 orang, Sat Reskrim 15 orang, Sat Resnarkoba 15 orang
SatBinmas 2 orang, Sat Intelkam 12 orang, Siepropam 4 orang. Selain itu, juga masing masjng polsek 14 orang.

Sementara untuk Instruktur, ada 5 orang yang semuanya dari Brimob. Mereka itu, Iptu Sumantri, Ketua Tim. Sementara anggota, Bripka Imam, Brigadir Geri, Briptu Chilmi dan Briptu Arif.

“Latihan itu, untuk ketangkasan dan kesiapsiagaan. Terlebih khusus lagi, petugas di lapangan. Untuk Resmob jangan sampai salah sasaran,” lanjut Marhaeni.

Lanjutnya, latihan ini ditekankan terdapat personil yang memang berada atau bertugas di lapangan guna terus menjaga ketangkasan dan kemahiran mereka, yang itu berguna dalam pelaksanaan tugasnya.

Anggota Propam Polresta Malang Kota saat membidik sasaran dilapangan tembak Brimob DEN B, Ampeldento Malang

“Kalau yang untuk personil staf jarang. Tapi kalau untuk personil yang memang di lapangan, operasional dan khususnya mereka yang memegang senjata harus ikut latihan,” ungkapnya.

Dalam latihan tersebut, para personil dibekali dengan senjata yang berbeda-beda. 30 personil dilatih menggunakan senjata api jenis Revolver dengan kaliber peluru 38 SPC/6Tj. Kemudian 60 personil dilatih menembak sasaran dengan jenis senjata US Carabine dengan kaliber peluru 30 M1/Tj.

Selanjutnya, 35 personil dilatih menembak dengan menggunakan senjata api berjenis V2 dengan kaliber peluru 762 mm/ 11 Tj. Sedangkan 20 orang personil lainnya dilatih menembak dengan menggunakan senjata api jenis HS yang memiliki kaliber peluru 9 x 19 mm MU 1/Tj. (Lil)