Respon Cepat Petugas Kebersihan Kota Malang, Sigap Jaga Lingkungan Saat Lebaran

5 May 2022 - 21:26 WIB
Respon cepat petugas kebersihan Kota Malang, menjaga kebersihan di momen libur panjang lebaran. (ist)
Respon cepat petugas kebersihan Kota Malang, menjaga kebersihan di momen libur panjang lebaran. (ist)

MALANGKOTA (Surabayaapost.id) – Respon cepat petugas kebersihan Kota Malang, sigap menjaga lingkungan saat lebaran. Semangat serta dedikasi para petugas, menjadikan kota Malang bersih dan nyaman di momen libur panjang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah.

Seperti saat petugas kebersihan merespon cepat menjaga kebersihan lewat aksi pembersihan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Merdeka Utara, Kamis (05/05/2022).

“Pagi sekitar pukul 08.00 WIB, kami berkoordinasi dengan tim Diskominfo terkait laporan masyarakat lewat medsos. Langsung kita tindaklanjuti satu tim dan truk tangki air untuk pembersihan kotoran. Pukul 11.00 WIB sudah bersih kembali,” Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang
Wahyu Setianto.

Respon cepat petugas kebersihan Kota Malang, menjaga kebersihan di momen libur panjang lebaran. (ist)
Respon cepat petugas kebersihan Kota Malang, menjaga kebersihan di momen libur panjang lebaran. (ist)

Dari hasil identifikasi awal petugas, diperkirakan gangguan kebersihan JPO di sekitar Alun-Alun Malang tersebut terkait Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sehingga pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Satpol PP dan Dinas Sosial P3AP2KB untuk ke depannya.

Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa komitmen pelayanan tersebut sudah dibangun dan dijaga bertahun-tahun oleh jajarannya. Terlebih volume timbulan sampah diprediksi meningkat seiring pelonggaran kebijakan mudik sehingga banyak pemudik yang pulang ke kampung halamannya di Kota Malang.

Respon cepat petugas kebersihan Kota Malang, menjaga kebersihan di momen libur panjang lebaran. (ist)
Respon cepat petugas kebersihan Kota Malang, menjaga kebersihan di momen libur panjang lebaran. (ist)

“Volume sampah dari pantauan awal di TPA naik dibanding volume normal 600 ton per hari. Petugas tetap jalan, yang penting kota bersih. Tapi kita imbau juga agar warga kurangi sampah dan jaga lingkungan masing-masing,” imbuh Wahyu.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan dan Limbah B3, Sunarka menambahkan, untuk menjaga lingkungan selama idulfitri, DLH membagi sekitar 800 petugas di seluruh wilayah kota ke dalam tiga shift kerja. Padatnya aktivitas dan keinginan turut merayakan lebaran bersama keluarga masing-masing disikapi dengan humanis lewat pendekatan giliran yang diatur koordinator tiap wilayah.

“Mulai sebelum subuh sampai tengah malam malam. Kalau libur sehari saja pasti sampah menumpuk. Jadi silaturahmi kita gantian, yang penting pelayanan tetap jalan,” beber Sunarka.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengapresiasi kinerja cepat petugas DLH dan peran masyarakat. Termasuk dalam menyikapi hal-hal terkait kebersihan JPO yang menurutnya sangat penting dilakukan kerja sama dan saling pengertian.

“Kota yang maju itu salah satu tandanya ada kebersamaan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Gotong royong, maka apresiasi tentunya atas informasi terkait kebersihan JPO alun-alun pagi tadi. Sudah sat set wat wet ditangani di lokasi. Saya juga ajak warga agar rayakan libur Lebaran dengan seminim mungkin sampah,” tandasnya. (lil)