Sekjen Nilai Karena Keberhasilannya, Ketua Senat UM: Alhamdulillah yang Terpilih Incumbent

25 October 2018 - 14:45 WIB
Sekjen Kemenristekdikti Ainun Naim (kiri) bersama Ketua Senat UM Suko Wiyono
Sekjen Kemenristekdikti Ainun Naim (kiri) bersama Ketua Senat UM Suko Wiyono

MALANG (SurabayaPost.id) – Terpilihnya kembali calon incumbent, Prof Dr AH Rofi’uddin dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Negeri Malang (UM) dinilai karena keberhasilannya selama ini.

Penilaian itu disampaikan Sekjen Kemenristekdikti, Ainun Naim saat mengikuti Pilrek UM di Lantai 9 Gedung Rektorat UM, Kamis (25/10/2018).

Dia menjelaskan bahwa sebelum Pilrek UM itu digelar, Kemenristekdikti sudah melakukan penelusuran rekam jejak para kandidat. Ada tiga kandidat Rektor UM yang jejaknya ditelusuri.

Di antara ketiga kandidat itu adalah Prof Dr AH Rofi’uddin, Prof Dr Dawud MPd dan Prof Dr Nurul Murtadho MPd. “Hasil penelusuran kami terhadap rekam jejak mereka baik semua. Tidak ada masalah,” kata Ainun Naim.

Berdasarkan data tersebut, kata dia, Kemenristekdikti merestui Panitia Pilrek UM melakukan pemilihan. Sesuai hasil pemungutan suara, kata dia, Rofi’uddin mendapat suara terbanyak, 60 suara dari total 92 hak pilih. Sehingga Rofi’uddin dinyatakan sebagai pemenang Pilrek.

“Kemenangan itu tidak lepas dari keberhasilan Pak Rofiuddin menjabat rektor selama ini. Misalnya dalam akreditasi Kelembagaan UM, Tri Dharma, hasil riset, pelayanan dan lain sebagainya,” urainya dia.

Makanya, kata dia, wajar jika Rofi’uddin terpilih lagi menjadi Rektor UM untuk periode 2018-2022. “Itu berarti sesuai dengan keinginan UM,” papar dia.

“Karena itu, kompetisi untuk Pilrek sudah selesai. Semuanya harus bersatu lagi demi membangun UM lebih baik lagi,” tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Senat UM, Prof Dr Suko Wiyono. Dia mengatakan bahwa seluruh civitas akademika UM menerima hasil Pilrek tersebut.

Dijelaskan dia bila Pilrek itu merupakan hasil pilihan secara demokratis. “Sekarang proses pemilihan itu sudah selesai. Ya ayo kita akhiri soal perbedaan pilihan itu,” jelas dia.

Suko Wiyono yang juga Rektor Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang ini berharap rektor terpilih bisa membawa UM ke depan lebih besar lagi. Yakni menjadi perguruan tinggi yang modern dan bermartabat.

“Alhamdulillah yang terpilih incumbent. Sehingga ada sustainable program hingga periode mendatang, 2018 sampai 2022,” katanya sembari menambahkan semua potensi yang ada agar bisa disinergikan.

Menurut Suko Wiyono, rektor terpilih kemungkinan besar akan dilantik di Jakarta Jumat (26/10/2018), pukul 14.00 WIB. “Jadi pelantikannya Insya Allah setelah Jumatan,” pungkasnya. (lil/ah)