The Best !!! IKIP Budi Utomo Malang, Peringkat Dua Nasional Program PMM

14 May 2022 - 10:51 WIB
Mahasiswa dari perguruan tinggi se Indonesia, yang tergabung dalam Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), usai diterima resmi oleh Rektor IKIP Budi Utomo, Dr H Nurcholis Sunuyeko, MSi (ist)
Mahasiswa dari perguruan tinggi se Indonesia, yang tergabung dalam Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), usai diterima resmi oleh Rektor IKIP Budi Utomo, Dr H Nurcholis Sunuyeko, MSi (ist)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – The Best… Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Budi Utomo Malang atau biasa disebut IBU, menempati peringkat dua nasional di Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) angkatan kedua tahun 2022.

Program Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKM) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di IKIP Budi Utomo Malang, semakin diminati mahasiswa. Terbukti untuk angkatan kedua ini, jumlah mahasiswa yang meminati naik cukup signifikan.
Dibanding angkatan pertama, di tahun 2021 lalu, yang jumlahnya sudah 168 mahasiswa. Di angkatan kedua tahun 2022 ini, melonjak menjadi 440 mahasiswa, dari seluruh Indonesia.

“Angkatan pertama (tahun 2021), Program PMM di kampus ini diikuti 168 mahasiswa dari 43 kampus di Tanah Air. Tahun ini meningkat tajam menjadi 440 mahasiswa. Kuota mahasiswa inbound ini merupakan peringkat kedua secara nasional, tentunya setelah melalui seleksi yang cukup ketat,” ujar Dr. H. Nurcholis Sunuyeko, M.Si, Sabtu (14/05/2022).

Mahasiswa dari perguruan tinggi se Indonesia, yang tergabung dalam Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), usai diterima resmi oleh Rektor IKIP Budi Utomo, Dr H Nurcholis Sunuyeko, MSi (ist)
Mahasiswa dari perguruan tinggi se Indonesia, yang tergabung dalam Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), usai diterima resmi oleh Rektor IKIP Budi Utomo, Dr H Nurcholis Sunuyeko, MSi (ist)

Dalam program PMM tersebut, IBU menawarkan tujuh program studi. Yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, serta Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Dari tujuh program studi tersebut, ada 116 mata kuliah unggulan yang ditawarkan.

Modul Nusantara yang ditawarkan IBU, sebagai bagian dari Program PMM, kata Rektor, mengangkat budaya dan kearifan lokal Malang Raya, berlandaskan lima nilai Kebudiutamaan. Yaitu Keindonesiaan, Kemanfaatan, Kepedulian, Kepatuhan, dan Kepatutan. Modul Nusantara meliputi Kebhinnekaan, Inspirasi, Refleksi dan Kontribusi Sosial.

“Untuk tenaga pengajar Modul Nusantara, kami siapkan 25 dosen dari tujuh program studi. Sedangkan mentor modul ada 25 orang. Semuanya adalah mahasiswa IKIP Budi Utomo dari tujuh program studi tersebut.”

“Kami bersyukur dan terima kasih atas kepercayaan pemerintah dan masyarakat atas capaian ini,” tutur Rektor yang juga anggota Dewan Pakar PWI Jawa Timur ini.

Tahun lalu, masih kata dia, IBU juga berpartisipasi aktif pada Program PMM angkatan pertama. Dan PMM angkatan kedua ini, kuotanya bahkan masuk peringkat terbanyak kedua secara nasional. Raihan tersebut, sangat berarti bagi seluruh sivitas akademika IKIP Budi Utomo Malang. Yang juga tak lepas dari dukungan semua pihak.

“Seringkali kami menyuarakan, bahkan sejak beberapa tahun silam, agar pendidikan di Indonesia seperti semangat Merdeka Belajar ini. Sementara bagi IKIP Budi Utomo, semangat Merdeka Belajar ini, justru sudah sejak lama terbudayakan dalam budaya akademik kampus. Jadi, IKIP Budi Utomo tidak kaget dan tidak perlu adaptasi lama,” ucap Rektor yang juga Pembina PWI Malang Raya tersebut.

Pada kesempatan itu, Yai sapaan akrab Rektor IBU tersebut, mengucapkan selamat datang kepada calon mahasiswa yang akan inbound di IKIP Budi Utomo. “Selamat datang, kami jamin kuliah di IKIP Budi Utomo akan menyenangkan. Seng penting heppie,” pungkas Rektor energik dan penuh inovatif tersebut. (lil)