Angka tersebut terbilang mahal bagi keluarga dan belum ada tanggapan atau bantuan dari kampus yang bersangkutan. Dengan bantuan dari pemerintah Kota Malang dirasa nanti hal itu bisa diringankan.
Wahyu Hidayat menanggapi hal tersebut akan melakukan berbagai cara. Agar keterjaminan para perantau di Kota Malang bisa lebih baik.
“Ya, untuk itu kami ada dana santunan kematian di Pemkot, tapi intinya adalah kami akan cek kembali kerja sama dengan kampus yang ada,” katanya.
Terkait asrama, Wahyu memang Tidak bisa langsung memenuhi. Tetapi, ia bisa menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi atau daerah terkait untuk prosesnya.
“Untuk masalah mencari rumah kos, nanti kalau saya diberi amanah itu akan kami bahas kembali bersama di tingkat terdekat yaitu Kelurahan,” pungkasnya. (**)