Dibuka Wali Kota Dewanti, Festival Niki Songgoriti Berlangsung Meriah 

8 January 2020 - 16:56 WIB
Wali Kota Dewanti Rumpoko saat ikut mengirab tumpeng-tumpeng raksasa

BATU (SurabayaPost.id) – Festival Niki Songgoriti 2020 yang digagas Among Tani Foundation (ATF) bersama warga Songgoriti  dibuka langsung Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Festival yang dihelat di area pemandian Tirta Nirwana Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (7/1/2020) itu berlangsung meriah. 

Ada kirab puluhan tumpeng sedekah bumi. Itu  melibatkan ratusan warga dan pihak terkait. Bahkan ada 4 tumpeng  berukuran raksasa.

Seluruh tumpeng itu  dikirab di seputaran Jalan Kelurahan Songgokerto, Kota Batu. Bahkan wali Kota  Dewanti Rumpoko dan Ketua DPRD Batu, Ketua DPRD Asmadi bersama Wakil ketua 1 dan 2 iiut mengirab. 

Wali Kota Dewanti kala naik Jeep pawai festival Niki Songgoriti

Selain itu ratusan warga setempat dan pihak – pihak yang terkait, turut andil meramaikan festival tersebut. Mereka  berkeliling seputaran Kelurahan Songgokerto, mengendarai Mobil Willys Jeep 

Makanya Wali Kota Dewanti mengaku bangga dengan festival tersebut. Menurut Dewanti, kegiatan tersebut adalah awal dihidupkannya kembali daerah Songgoriti sebagai salah satu tempat destinasi wisata.  

“Festival itu bisa dibanggakan oleh masyarakat Kota Batu. Ini adalah awal dihidupkan kembali daerah Songgoriti sebagai tempat destinasi wisata yang nantinya dapat dibanggakan,” katanya.

Selain itu, kata dia, hal tersebut sejatinya sudah ada sejak dulu dan yang pernah menjadi ikon Kota Batu, dan sekarang menurutnya hanya tinggal di upgrade lebih baik lagi,” tegasnya.

Kepala Disparta Imam Suryono mengendarai Jeep ikut pawai

Oleh karena itu, Wali Kota perempuan yang pertama di Malang Raya ini, berharap daerah Songgoriti bisa menjadi sebagai destinasi wisata yang unik dan menarik bagi wisatawan.

Karena menurut dia, selain sudah ditunjang dengan pemandangan yang eksotis, sekaligus Songgoriti juga terkenal dengan wisata kuliner dan budaya kearifan lokalnya.

“Dengan konsep modern akan merubah image buruk dari masyarakat, bahwa Songgoriti pernah terkenal sebagai tempat maksiat dan melekat pada daerah tersebut,” tandasnya.

Dengan demikian,tandas dia, terkait FNS yang merupakan sebuah kelanjutan dari penghargaan Waranugraha Among Desa Awards yang di gebyar  ATF bersama warga setempat.

“Ini merupakan kegiatan yang menampilkan identitas asli masyarakat Songgoriti dengan potensi budayanya,” ujarnya. 

Sementara itu, tokoh masyarakat Kelurahan setempat, Sinta Agung Dinastono, menyampaikan dalam kegiatan ini, nantinya bakal jadi agenda rutin setiap tahun. “Karena budaya ini perekat bangsa kita, maka sebagai penerus bangsa harus bersama-sama melestarikan agar jangan sampai punah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ungkap dia, event FNS juga menampilkan berbagai produk-produk hasil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari warga Kelurahan Songgokerto Kota Batu.

“Itu semua terpajang di berbagai puluhan stand yang disediakan panitia FNS.Dan itu hasil karya dari putra – putri Bumi Kota Batu,” tuturnya. (Gus)