20 Kotak Ganja Diselundupkan dalam Bodi Vespa, Polisi: “Masih Kita Cek”

GRESIK (SurabayaPost.id)– Narkotika jenis ganja diduga dikirim melalui jasa ekspedisi di kawasan Bunder, Gresik. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 20 kotak disebut disembunyikan di dalam bodi sepeda motor Vespa yang dikemas menggunakan karung.

Cara pengiriman ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus mencari celah untuk mengelabui pengawasan.

Kendaraan yang sepintas terlihat seperti barang biasa justru diduga dijadikan tempat menyembunyikan puluhan kotak ganja. Dari foto yang diterima, terlihat bodi Vespa dalam kondisi terbuka. Di bagian dalamnya tampak sejumlah paket yang dibungkus plastik dan diduga berisi ganja.

Kapolsek Duduksampeyan AKP I Ketut Riasa saat dikonfirmasi mengenai pengungkapan tersebut tidak memberikan penjelasan mengenai kronologi maupun barang bukti. Ia meminta wartawan langsung mengonfirmasi kepada Satresnarkoba Polres Gresik karena perkara tersebut ditangani satuan narkoba.

“Langsung ke Pak Kasat Narkoba ya mas, ditangani narkoba,” kata I Ketut Riasa, Selasa (15/9/26)

Informasi yang diterima kemudian menyebutkan bahwa barang bukti telah diamankan dan dibawa ke Satresnarkoba Polres Gresik.

“Ijin BB sudah diamankan ke Narkoba Polres bos,” imbuhnya.

Kasat Narkoba Polres Gresik Ahmad Yani saat dikonfirmasi terkait temuan 20 kotak ganja tersebut juga belum memberikan penjelasan detail.

Ia mengaku masih melakukan pengecekan. “Masih kita cek mas,” kata Yani.

Jawaban singkat tersebut tentu belum menjawab sejumlah pertanyaan penting. Berapa berat ganja yang ditemukan? Dari mana barang itu dikirim? Siapa pengirim dan penerimanya? Ke mana tujuan akhirnya? Dan yang paling penting, apakah ada tersangka yang sudah diamankan?

Jika benar 20 kotak ganja dikirim melalui ekspedisi dengan modus menyembunyikannya di dalam bodi Vespa, perkara ini bukan sekadar soal paket yang ditemukan. Ada dugaan jaringan yang bekerja secara terorganisasi dan memanfaatkan jalur distribusi umum untuk mengedarkan narkotika. (uki)

Baca Juga:

  • Gus Rosyid Berpulang, Nasib Perkara Hibah Al Ibrohimi Belum Inkracht
  • Pilkades 2027 Jadi Prioritas, DPRD Gresik Siapkan Aturan untuk Demokrasi Desa yang Lebih Sehat
  • Percaloan SIM di Satpas Polres Gresik Masih Bergentayangan
  • KPK RI Kaji KKMP Trate Gresik, Tumbuh di Tengah Keterbatasan, Omzet Tembus Rp237 Juta Sebulan