Sinergi Lapas Malang-Disdukcapil, 2.397 Warga Binaan Tuntas Validasi NIK untuk Akses BPJS

Sinergi Lapas Malang-Disdukcapil, 2.397 Warga Binaan Tuntas Validasi NIK untuk Akses BPJS, Selasa 28 April 2026. (Sumber L'SIMA).
Sinergi Lapas Malang-Disdukcapil, 2.397 Warga Binaan Tuntas Validasi NIK untuk Akses BPJS, Selasa 28 April 2026. (Sumber L'SIMA).

MALANG (SurabayaPost.id) – Lapas Kelas I Malang menuntaskan validasi data kependudukan 2.397 warga binaan lewat pemadanan Nomor Induk Kependudukan dan perekaman biometrik, Selasa (28/4/2026). Langkah ini memastikan seluruh warga binaan memiliki identitas sah dan terverifikasi sebagai dasar pengajuan Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan.

Kegiatan berlangsung tertib dengan mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban. Bagi warga binaan yang belum pernah rekam biometrik, proses dilakukan menyeluruh di dalam lapas. Upaya ini jadi bentuk komitmen Pemasyarakatan mendukung tertib administrasi kependudukan secara berkelanjutan.

Validasi data ini hasil kolaborasi Lapas Kelas I Malang dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang serta Disdukcapil Kota Batu. Hasilnya, 100% atau 2.397 narapidana dinyatakan memiliki NIK valid dan siap digunakan untuk pengajuan PBI BPJS Kesehatan.

Dengan NIK valid, akses layanan kesehatan warga binaan terbuka lebih luas. Ini sekaligus jadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberi perlindungan dan jaminan sosial di balik jeruji. Data yang akurat juga membuat proses administrasi layanan lain berjalan lebih optimal.

Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Malang, Agung Sulistyo, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam mendukung pembinaan. Sinergi dengan Disdukcapil jadi langkah konkret memastikan pemenuhan hak warga binaan, terutama administrasi kependudukan dan akses kesehatan.

“Kami sangat mendukung penuh sinergi antara Lapas dengan dinas terkait, karena ini menjadi bagian penting dalam pemenuhan hak warga binaan, khususnya untuk mendapatkan layanan kesehatan melalui PBI BPJS. Dengan data yang valid, diharapkan warga binaan juga dapat memperoleh hak-hak pelayanan dari negara secara lebih akurat dan optimal,” ujar Agung.

Agung menyampaikan apresiasi kepada Disdukcapil Kabupaten Malang dan Disdukcapil Kota Batu atas dukungan yang terjalin baik. Ia berharap kolaborasi ini berlanjut secara berkala agar seluruh warga binaan selalu memiliki data kependudukan valid.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari Disdukcapil. Ke depan kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala agar seluruh warga binaan tetap terdata dengan baik serta hak-haknya dapat terpenuhi secara optimal,” tambahnya. (lil).

Baca Juga:

  • HBP ke-62, Lapas Malang Mantapkan Kerja Nyata Lewat Gerobak Usaha
  • SORRYGUEBEDA: Kalapas Malang Canangkan Bulan Membangun SDM, Perkuat SOP Cegah HP & Narkoba
  • TANPA KOMPROMI! Kalapas Malang Pimpin Ikrar Zero HALINAR, Pejabat Hingga CASN Angkat Sumpah
  • Pedang Pora Warnai Pisah Sambut Kalapas Malang