MALANG (SurabayaPost.id) – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) resmi meluncurkan Mata Kuliah Kebudiutamaan sebagai mata kuliah (MK) elektif nasional di Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Jumat (17/7/2026).
Peluncuran ini menjadi langkah strategis UIBU untuk memperkuat karakter calon guru melalui internalisasi 5 nilai utama: Ke-Indonesia-an, Kemanfaatan, Kepedulian, Kepatuhan, dan Kepatutan.
Mata kuliah ini tidak hanya fokus pada kompetensi akademik, tetapi juga membentuk guru profesional yang berkarakter dan berorientasi memberi manfaat bagi masyarakat.
Rektor UIBU Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menegaskan Kebudiutamaan adalah seperangkat nilai luhur yang relevan untuk pendidikan karakter.
“Kebudiutamaan mengandung nilai-nilai luhur yang perlu menjadi fondasi dalam dunia pendidikan. Salah satunya adalah kemanfaatan sebagai pandangan filosofis aksiologis. Pintar itu penting, tetapi apa artinya kepintaran jika tidak menghadirkan manfaat bagi orang lain. Karena itu, kami ingin calon guru tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki orientasi untuk memberi manfaat,” ujar Dr. Nurcholis.

Ia juga menekankan bahwa mata kuliah ini bersifat inklusif dan terbuka untuk diadopsi kampus lain.
“Mata kuliah ini bersifat inklusif. Nilai-nilai yang ada di dalamnya bersifat universal dan dapat diterapkan oleh perguruan tinggi mana pun di Indonesia. Kami berharap Kebudiutamaan dapat menjadi kontribusi UIBU bagi penguatan pendidikan karakter di tingkat nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator PPG UIBU, Dr. Yulita Pujiharti, M.Kes., menjelaskan mata kuliah ini sudah resmi masuk ke Learning Management System (LMS) Program PPG.

MK Kebudiutamaan terdiri dari 5 topik utama sesuai nilai-nilainya. Pembelajaran ditutup dengan “Aksi Kebudiutamaan”, yaitu proyek kelompok yang langsung menyasar solusi di masyarakat.
“Aksi Kebudiutamaan menjadi bagian penting dalam mata kuliah ini karena mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai tersebut melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Dr. Yulita.
Dengan peluncuran ini, UIBU berharap dapat berkontribusi mencetak guru Indonesia yang profesional, berkarakter, peduli, dan menjadi teladan. Inisiatif ini menegaskan komitmen UIBU menghadirkan inovasi pendidikan berbasis nilai kebudiutamaan untuk membangun SDM Indonesia yang unggul. (lil)
