Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kelestarian Budaya, Unidha Malang Sambut Rombongan Universiti Malaya

Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kelestarian Budaya, Unidha Malang Sambut Rombongan Universiti Malaya, Malaysia, Senin (28/9/2026).
Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kelestarian Budaya, Unidha Malang Sambut Rombongan Universiti Malaya, Malaysia, Senin (28/9/2026).

​MALANG (SurabayaPost.id) – Universitas Wisnuwardhana Malang (Unidha) menerima kunjungan internasional dari Universiti Malaya, Malaysia, dalam rangka “Program Mobiliti Jangka Pendek Serumpun Sejiwa Pelajar Sarjana Muda Pendidikan Islam” pada Senin (28/9/2026).

​Sebanyak 44 mahasiswa Universiti Malaya yang didampingi dosen pendamping, Dr. Hamdan Chehdimae, Salman Farisy dan Rafiq Bakar, disambut hangat oleh jajaran civitas akademika Unidha Malang. Kunjungan ini diselenggarakan sebagai wadah pertukaran budaya, penguatan jejaring akademik, serta eksplorasi kearifan lokal dan inovasi sains perguruan tinggi.
​
​Rektor Unidha Malang, Prof. Dr. H. Suko Wiyono, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya keterbukaan para mahasiswa untuk menyerap perspektif global sekaligus mendapatkan pengalaman autentik mengenai keberagaman serta kearifan lokal Indonesia.

Rektor Unidha Malang, Prof. Dr. H. Suko Wiyono, SH, MH menyambut rombongan University Malaya Malaysia dan memberikan cinderamata kepada Dosen pendamping Universiti Malaya, Dr. Hamdan Chehdimae.
Rektor Unidha Malang, Prof. Dr. H. Suko Wiyono, SH, MH menyambut rombongan University Malaya Malaysia dan memberikan cinderamata kepada Dosen pendamping Universiti Malaya, Dr. Hamdan Chehdimae.

​“Kepada saudara mahasiswa dari Universiti Malaya, jangan ragu bertanya, berdiskusi, dan berbaur dengan teman-teman dari Indonesia, khususnya dari Unidha Malang. Anggaplah kampus Unidha ini sebagai kampus kedua kalian. Anggaplah Malang sebagai rumah kedua kalian. Kami di sini adalah keluarga kalian,” ujar Prof. Suko Wiyono.

​Ia juga berpesan kepada panitia, dosen pembimbing, dan mahasiswa pendamping untuk memberikan pelayanan terbaik khas Indonesia, utamanya orang Jawa yang ramah dan penuh kekeluargaan.
​“Tunjukkan bahwa Unidha adalah kampus yang humanis, nasionalis, dan siap mendunia. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmānirrahīm, Program International Student Inbound Mobility Universiti Malaya ke Unidha Malang tahun 2026 secara resmi saya katakan dibuka dan dimulai,” tegas Prof Suko.
​
Sementara itu, ​Dosen pendamping Universiti Malaya, Dr. Hamdan Chehdimae, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas penyambutan hangat dari pimpinan dan civitas akademika Unidha.

​“Saya mewakili Akademi Pengajian Islam sangat suka dengan Malang. Suasananya sejuk, makanannya enak, dan orang-orangnya sangat baik. Ini menjadi memori yang tidak mudah dilupakan,” tutur Dr. Hamdan.

Selain kebun percobaan Fakultas Pertanian, para mahasiswa Universiti Malaya juga diajak mengeksplorasi ragam program unggulan fakultas lainnya di Unidha.
Selain kebun percobaan Fakultas Pertanian, para mahasiswa Universiti Malaya juga diajak mengeksplorasi ragam program unggulan fakultas lainnya di Unidha.

​Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjalin kolaborasi strategis antarlembaga perguruan tinggi guna memperkuat reputasi akademik di kancah internasional.

​“Universiti Malaya saat ini berada di peringkat 65 dunia dan nomor satu di Malaysia. Melalui kesempatan ini, kita harus membuat kolaborasi konkret dengan Unidha, baik di bidang bahasa, ekonomi, budaya, maupun pendidikan Islam, sehingga nantinya dapat saling mendukung international ranking QS kedua universitas,” tambahnya.
​
​Ditempat yang sama, Dekan Fakultas Pertanian Unidha Malang, Dr. Nurul Muddarisna, S.P., M.P., memberikan komentar langsung mengenai fokus kunjungan peserta ke kebun percobaan kampus yang menerapkan sistem pertanian perkotaan (urban farming).

​“Terkait dengan perkotaan itu kan biasanya lahannya sempit. Sehingga untuk bagaimana caranya masyarakat kota tetap bisa bertanam atau untuk ketahanan pangan keluarga itu dengan konsep urban farming. Beberapa yang bisa diterapkan di dalam konsep urban farming itu adalah dengan memanfaatkan lahan yang sempit untuk bercocok tanam,” kata Dr. Nurul.
​Ia memaparkan berbagai komoditas serta teknik penanaman yang diperkenalkan kepada mahasiswa Malaysia.

Selain kebun percobaan Fakultas Pertanian, para mahasiswa Universiti Malaya juga diajak mengeksplorasi ragam program unggulan fakultas lainnya di Unidha.
Selain kebun percobaan Fakultas Pertanian, para mahasiswa Universiti Malaya juga diajak mengeksplorasi ragam program unggulan fakultas lainnya di Unidha.

​“Di sini ada beberapa yang sudah kita implementasikan, yaitu kita bertanam beberapa tanaman sayuran atau tanaman pangan, seperti tanaman kacang panjang, buncis, kecipir, mentimun, pare, manisa, tomat, lombok, pakcoy, dan seterusnya. Karena media lahannya terbatas, kita manfaatkan model raised bed atau bedengan, kemudian polybag, serta hidroponik sederhana dan akuaponik,” terangnya.

Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kelestarian Budaya, Unidha Malang Sambut Rombongan Universiti Malaya,  Malaysia, Senin (28/9/2026).


​Selain kebun percobaan Fakultas Pertanian, para mahasiswa Universiti Malaya juga diajak mengeksplorasi ragam program unggulan fakultas lainnya:
​Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Collaboration of Cultures): Dikelola oleh tim dosen FEB pimpinan Dr. M. Taufiq Noor Rokhman, S.E., Ak., M.M., para mahasiswa diajak mempraktikkan langsung seni mencanting batik khas Malangan dan membawa hasilnya pulang sebagai kenang-kenangan.

​Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Innovation in Mathematics Learning Media): Dipimpin Dr. Sri Rahayuningsih, M.Pd., tim FKIP mengenalkan berbagai media interaktif dan alat bantu mengajar matematika yang praktis dan aplikatif bagi para calon pendidik.

Tim dosen Teknik di bawah pimpinan Dr. Ir. Sunyoto, S.T., M.T., memamerkan prototipe energi terbarukan meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), dan teknologi pirolisis. ​
Tim dosen Teknik di bawah pimpinan Dr. Ir. Sunyoto, S.T., M.T., memamerkan prototipe energi terbarukan meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), dan teknologi pirolisis.
​

​Fakultas Teknik (Prototype Renewable Energy): Tim dosen Teknik di bawah pimpinan Dr. Ir. Sunyoto, S.T., M.T., memamerkan prototipe energi terbarukan meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), dan teknologi pirolisis.
​
​Antusiasme tinggi diungkapkan oleh salah satu mahasiswi Universiti Malaya, Anisa. Ia mengaku terkesan dengan keramahan pihak Unidha serta berbagai pengalaman baru yang didapatkannya.

​“Sejak pertama turun dari bus, kami disambut dengan sangat mesra dan penuh senyuman. Ini pengalaman pertama saya mencanting batik, sebuah hal yang menakjubkan. Media pembelajaran matematika di FKIP juga sangat praktikal dan memberi kami banyak inspirasi untuk dibawa ke sesi pengajaran kami kelak,” ungkap Anisa.

Terpisah, ​Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Unidha Malang, Firina Lukitaningtias, S.Si., M.M., menutup rangkaian acara dengan menyampaikan doa dan apresiasinya.
​“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh rombongan yang telah berkenan mampir ke kampus kami. Semoga ini menjadi pengalaman yang melekat dalam benak teman-teman semua, membawa tambahan ilmu pengetahuan, serta dilancarkan dalam studi kembali ke Malaysia,” tutupnya. (lil).

Baca Juga:

  • Pluralisme Hukum Waris di Indonesia: Antara Identitas Agama, Hak Konstitusional, dan Living Law
  • Pajak Bukan Sekadar Kewajiban, Negara Juga Memiliki Kewajiban
  • Unidha Malang Gelar Kuliah Tamu tentang Regulasi AI: Menuju Era Hukum yang Lebih Adaptif
  • Advokat Dr Yayan Riyanto: Regulasi AI di Indonesia Masih Belum Komprehensif