MALANG (SurabayaPost.id) – Dwi Purwaningtyas mengukir capaian istimewa dalam dunia akademik. Ia dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang pada Wisuda Periode 2026 yang digelar 10 Oktober 2026.
Bagi perempuan yang juga aktif sebagai advokat dan pimpinan perusahaan jasa legal ini, predikat terbaik tersebut bukanlah garis finis, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan ilmu.
Perjalanan menuju gelar magister tidak dilalui dengan mudah. Di usia yang tak lagi muda, Dwi harus berjuang membagi fokus antara kesibukan pekerjaan, tanggung jawab sebagai Single mother, serta kewajiban sebagai mahasiswa pascasarjana. Diperlukan disiplin tinggi dan ketekunan untuk bisa menyelesaikan semuanya dengan baik.

Karena itu, penghargaan yang diraihnya menjadi sangat berharga dan jauh dari ekspektasinya.
“Saya memilih kembali belajar untuk memperdalam ilmu hukum agar lebih matang dalam menjalankan profesi. Predikat ini menjadi pencapaian yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” tuturnya.
Dwi menegaskan, ia tidak ingin memaknai prestasi akademik hanya sebagai deretan nilai cum laude di atas ijazah. Lebih dari itu, prestasi harus menjelma menjadi kontribusi.
“Prestasi akademik adalah kontribusi, bukan sekadar nilai. Ilmu hukum harus bisa membantu kita memahami persoalan dengan lebih jernih dan menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi orang lain,” tegas Dwi.

Pesan itu pula yang ia bawa dalam profesinya sehari-hari. Sebagai Pimpinan di Smartindo Alonajaya, perusahaan yang bergerak di bidang jasa manajemen perkantoran dan legal corporate di Ruko Citi9 Blok A No.5, Suwayuwo, Sukorejo, Pasuruan, serta sebagai Advokat dan Kuasa Hukum di bidang perpajakan, ia ingin ilmunya hadir sebagai jalan keluar, bukan sekadar teori.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti momen wisuda tersebut. Dwi merayakan kelulusan bersama sahabat, rekan seprofesi, dan keluarga tercinta. Potret kebersamaan di panggung wisuda hingga perayaan hangat bersama orang-orang terdekat menjadi saksi rasa syukur atas perjuangan panjang yang telah dilalui.
Ia pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mengantarkannya hingga titik ini.

“Terima kasih kepada para dosen, keluarga besar Universitas Wisnuwardhana Malang, dan teman-teman seperjuangan. Bimbingan, doa, dan dukungan kalian menjadi bagian penting dalam penyelesaian studi saya,” ucapnya.
Di akhir, Dwi menitipkan pesan penyemangat yang menjadi prinsipnya dalam berkarier:
“Jadilah SOLUSI di setiap INOVASI dalam profesi kalian. Semoga kita sukses bersama. Aamiin,” pesan perempuan dua anak tersebut. (lil).
