MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Program unggulan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Ali Muthohirin, RT Berkelas, menunjukkan progres positif. Hingga Oktober 2026, realisasinya telah menembus angka di atas 50 persen.
Capaian tersebut dipastikan akan terus bertambah, mengingat pelaksanaan program masih akan berlangsung hingga akhir Desember 2026.
“Sekarang sudah di atas 50 persen. Karena memang ini kan masih di bulan Oktober. Nanti kan masih ada sampai dengan Desember,” ujar Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Kamis (08/10/2026).
Seperti diketahui, RT Berkelas merupakan program unggulan Pemkot Malang yang menggelontorkan bantuan Rp 50 juta untuk setiap RT di Kota Malang. Dana tersebut bebas dimanfaatkan warga sesuai kesepakatan dan skala prioritas di tingkat RT, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, penerangan, kegiatan pemberdayaan, hingga kerja bakti dan sosial kemasyarakatan.
Wali Kota Wahyu mengakui, di tahun pertama pelaksanaannya, program ini masih menemui sejumlah tantangan di lapangan. Salah satunya terkait pemahaman warga terhadap regulasi dan mekanisme pencairan anggaran.
“Ada penyesuaian-penyesuaian yang akhirnya kita ajukan di APBD Perubahan. Ada juga yang masuk anggaran perubahan,” jelasnya.
Ia menilai, penyesuaian tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah program baru. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar pelaksanaan di tahun mendatang bisa lebih optimal.
“Memang wajar, ini tahun pertama. Kadang kala warga belum juga memahami, regulasinya pun juga dalam pelaksanaannya ada beberapa hal, kita akan sesuaikan. Insyaallah di tahun 2027 bisa berjalan lancar,” pungkasnya.
Dengan progres yang terus dikebut hingga akhir tahun, Pemkot Malang optimistis program RT Berkelas akan menjadi penggerak utama pembangunan berbasis partisipasi warga di tingkat paling bawah. (lil).
