Agar Zero Korupsi, Pemkot Diharap Manfaatkan TP4D

11 December 2018 - 10:17 WIB
Foto : Kepala Kejari Kota Malang, Amran Lakoni (tengah) didampingi Kasi Pidsus, Ujang Supriyadi (kanan) serta Kasubag BIN, Heru Budi Wiyoto (kiri).
Foto : Kepala Kejari Kota Malang, Amran Lakoni (tengah) didampingi Kasi Pidsus, Ujang Supriyadi (kanan) serta Kasubag BIN, Heru Budi Wiyoto (kiri).

MALANG (SurabayaPost.id)  – Program-program pembangunan di Kota Malang untuk tahun 2019 diharapkan bisa zero dari kasus korupsi. Harapan tersebut disampaikan Kepala Kejari Kota Malang, Amran Lakoni, Selasa (11/12/2018).

Untuk itu dia mengimbau agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Malang bisa bersinergi dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Kejari. Sebab, kata dia, TP4D bisa membantu memberikan arahan agar tidak sampai terjadi kesalahan terkait hukumnya.

Makanya, dia menyarankan agar  OPD yang melaksanakan atau mengerjakan proyek mengajukan pendampingan kepada pihak Kejari Kota Malang.

“Itu agar terhindar dari masalah-masalah. Sehingga tak perlu merasa khawatir atau  takut terjadi kesalahan. Kami siap mendampingi,” katanya.

Dijelaskan dia bila pengawalan itu tak hanya dilakukan kala pelaksanaan saja.  Namun, kata ia, juga akan dilakukan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga proses evaluasinya.

Dengan begitu, pelaksanaan proyeknya bisa berjalan lancar, selesai tepat waktu dan tanpa masalah atau tidak merugikan negara.

“Karena itu semuanya harus sesuai jalur. Kami sudah sampaikan komitmen zero korupsi itu ke Pak Sekda Wasto,” pungkasnya. (Lil)