Alhamdulillah, 42 Sekolah Raih Adiwiyata Provinsi dan Adiwiyata Kota

Wali Kota Sutiaji saatenyerahkan penghargaan pada kepala sekolah yang berhak menerimanya

MALANG (SurabayaPost.id) – Alhamdulillah, sebanyak 42 sekolah mulai dari level SD, SMP dan SMA sederajat di Kota Malang menerima penghargaan Adiwiyata Provinsi Tahun 2020 maupun Adiwiyata Kota Tahun 2020.  Penghargaan itu diserahkan di  Ruang Sidang Balaikota Malang, Rabu (5/5/2021). 

Rinciqnnya, sekolah penerima Adiwiyata Provinsi sebanyak 17 lembaga. Sedangkan   sisanya 25 sekolah menerima Adiwiyata Kota.

Prosesi penyerahan Sertifikat / Piagam Adiwiyata Provinsi dan Adiwiyata Kota Tahun 2020 kepada 42 Kepala Satuan Pendidikan inipun dilakukan secara langsung oleh Walikota Malang Drs  H. Sutiaji dan PJ. Sekretaris Daerah Ir. Hadi Santoso  dan dihadiri pula oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs. Wahyu Setianto., MM serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana, SE., MM.

Dalam sambutannya , yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Ir. Hadi Santoso, Walikota Malang Drs. H. Sutiaji mengatakan bahwasannya Isu lingkungan hidup menjadi perhatian dunia yang salah satunya dikarenakan perilaku manusia terhadap lingkungan. Sehingga dari waktu ke waktu kondisi lingkungan semakin memprihatinkan. Maka daripada itu perlu adanya sebuah program kerja nyata, yang terstruktur serta berkesinambungan untuk menumbuhkembangkan kepedulian lingkungan. Salahsatunya melalui Adiwiyata ataupun Green School yang diharapkan mampu membentuk, mendidik dan mewujudkan generasi yang sadar serta peduli terhadap perlindungan maupun pengelolaan lingkungan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana saat menyerahkan penghargaan Adiwiyata tingkat Kota Malang

” Budaya peduli lingkungan yang ditumbuhkembangkan melalui program kerja nyata pada satuan pendidikan akan membawa manfaat pada saat ini, dan utamanya dimasa mendatang. Dengan membentuk serta mewujudkan karakter generasi penerus yang sadar lingkungan maka terciptalah lingkungan sekolah yang aman, sehat, nyaman serta bersih.  ” akhir sambutan Walikota Malang Drs. H. Sutiaji yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Ir. Hadi Santoso.

17 Satuan Pendidikan Penerima Adiwiyata Provinsi Tahun 2020 yakni :

1. SDN Dinoyo 1 

2. SDN Bunulrejo 5

3. SDN Jatimulyo 3

4. SDN Klojen

5. SDN Kotalama 1

6. SDN Kotalama 2

7. SDN Kotalama 4

8. SDN Kotalama 5

9. SDN Madyopuro 2

10. SDN Merjosari 1

11. SDN Purwantoro 3

12. SDN Purwantoro 5

13. SD Muhammadiyah 1

14. SDI Mohammad Hatta

15. SMP Lavoratorium UM

16. SMP Islam Sabilillah

17. SMA Negeri 1 Malang

Sedangkan 25 Satuan Pendidikan Penerima Adiwiyata Kota Tahun 2020 diantaranya :

1. SDN Bandungrejosari 3

2. SDN Ciptomulyo 2

3. SDN Dinoyo 3

4. SDN Gadang 3

5. SDN Gadingkasri

6. SDN Jatimulyo 1

7. SDN Jodipan

8. SDN Kebonsari 3

9. SDN Kebonsari 4

10. SDN Merjosari 2

11. SDN Merjosari 4

12. SDN Tulusrejo 2

13. SDK Santa Maria 1

14. SD Laboratorium UM

15. SD Muhammadiyah 9

16. MIN 2 Malang

17. MI Nurul Ulum

18. SMP Negeri 26 Malang

19. SMP Muhammadiyah 2

20. SMP Sriwedari

21. SMP Unggulan Al Ya’lu

22. SMK Negeri 7 Malang

23. SMA Laboratorium UM

24. SMA Islam

25  MAN 1

” Terima kasih atas daya dan upaya seluruh jajaran satuan pendidikan serta pihak – pihak terkait dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang peduli terhadap keberlangsungan serta kelestarian lingkungan. Dengan penguatan karakter, pembiasaan budaya perilaku peduli lingkungan serta kegiatan – kegiatan menumbuhkembangkan kecintaan pada lingkungan. Sehingga tercipta kebersihan, kenyamanan, keamanan, kelestarian alam dilingkungan sekolah ” tutur Suwarjana, SE., MM.

Lebih lanjut, orang nomor satu di jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang itupun menambahkan, dengan kondisi sekolah yang nyaman, sejuk, asri dan bersih maka secara tidak langsung dapat membuat kerasan warga sekolah dan pada akhirnya meningkatkan kinerja pendidik, tenaga kependidikan maupun motivasi belajar peserta didik. Dan kami berharap agar penumbuh kembangan peduli lingkungan ini tidak hanya sekedar demi meraih Adiwiyata. Sehingga saat Adiwiyata sudah diraih pudar atau bahkan menghilang penanaman karakter peduli lingkungan. (Lil) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.