Covid-19, Kota Batu Zona Oranye

22 August 2021 - 21:02 WIB

BATU ( SurabayaPost.id ) – Perkembangan Covid – 19 di Kota Batu, Minggu ( 22/8/2021) dengan skor 1,82 termasuk Zona Oranye atau wilayah dengan status risiko sedang.

Hal tersebut disampaikan juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Batu, Onny Ardianto melalui Press Release nya, Minggu ,22/8/2021.

” Per 22 Agustus 2021 perkembangan kasus Covid – 19 di Wilayah Kota Batu dapat dilaporkan.Jmlah covid kumulatif sejumlah 2.896 ORG ( +19 ). Kemudian, untuk jumlah kesembuhan kumulatif, 2.460 ORG ( +12),” katanya.

Itu, kata dia, untuk jumlah kematian kumuktif 245 ORG (+1) ,jumlah kasus aktif sejumlah 191 ORG (+19) dan jumlah kasus baru perhari ini ada 19 ORG.

Lantas,papar dia, untuk jumlah yang sembuh per hari ini sejumlah 12 ORG.sedangakan untuk jumlah kematian per hari ini, menurutnya sejumlah 1 ORG.

‘ Untuk jumlah Zona Merah 0,dan jumlah oranye 0, untuk jumlah RT Zona Oranye 0, jumlah RT Zona Kuning 141, untuk jumlah Zona Hijau 997,” ujarnya.

Dengan demikian,ujar dia,untuk jumlah BED ICU ,12 TT, dan jumlah BED Isolasi terdapat 136 TT. Untuk jumlah ICU terpakai 10 TT,sedangkan untuk jumlah BED Isolasi, menurutnya terpakai 46 TT.

” Untuk BOR total ICU + Isolasi 38, 51 % , BOR tempat tidur isolasi RS rujukan 34,56%.BOR tempat tidur ICU RS rujukan 83,33%,” urainya.

Sedangkan untuk keterisian Shelter Isolasi Kota Batu, urai dia, terdapat sejumlah 76 pasien dari 156 BED tersedua (48,72%).Selanjutnya untuk jumlah penerimaan vaksin.

” Dan jumlah pemakaian vaksin 50.448 dosis.Untuk jumlah cakupan vaksin dosis 1, 30,59%, jumlah cakupan vaksin dosis 2, 21,67%.

Jadi total divaksin berdasar penerima vaksin,”tegasnya.

Dengan begitu, tegas dia, status resiko wilayah Kota Batu, berdasarkan indikator BLC Zona Oranye ( resiko sedang ) dan analisa situasi wilayah.

” Penambahan jumlah kasus baru sebagian besar berassl dari kontak erat keluarga.Untuk pasien konfirm 

apabila ditinjau dari 14 indikator bersatu lawan Covid – 19 kondisi Kota Batu pada Minggu ini skor 1,82 termasuk Zona Oranye atau wilayah  dengan status risiko sedang,” pungkasnya (gus