Dinkes Siapkan Layanan Ambulans Gratis PSC 119

5 December 2018 - 20:37 WIB
Kepala Dinkes Kota Malang Dr dr Asih Tri Rahmi

MALANG (Surabayapost.id) – Demi memberikan layana prima pada masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang melakukan inovasi sebagai terobosan baru. Inovasi itu berupa layanan Ambulans gratis atau Public Safety Center (PSC) 119.

Menurut Kepala Dinkes Kota Malang Dr dr Asih Tri Rahmi, masyarakat yang membutuhkan layanan ambulan gratis itu cukup memanggil 119. “Itu menggunakan aplikasi teknologi informasi (IT),” kata dia, Selasa (4/12/2018).

Dia menjelaskan layanan lewat aplikasi untuk ambulan gratis itu bakal dioperasikan mulai 2019. Menurut dia, jika sebelumnya warga yang membutuhkan ambulan harus menelpon dulu.

“Nanti tidak seperti itu lagi. Masyarakat bisa mendownload aplikasinya, lalu bisa memanfaatkannya. Teknik dan mekanismenya seperti taksi online,” jelas dia.

Dijelaskan dia bila aplikasi tersebut dilengkapi layanan GPS (global positioning sistem). Sehingga ambulans dapat segera datang menyesuaikan lokasi pemanggil serta jarak tempuh paling dekat.

“Ketika ada GPS, akan lebih mudah. Ambulans yang paling dekat dari lokasi pemanggilan itulah nantinya yang memberikan pelayanan,” jelas Asih.

Mantan Kadiskop itu menambahkan, pada tahap awal nanti, baru dua mobil ambulans yang bisa digunakan. Sementara dua sisanya akan dioperasikan tahun 2020.

Alasan dia, karena tercatat ada tiga mobil ambulans gratis PSC yang sudah dioperasikan. Bahkan ada satu tambahan ambulans lagi yang akan dimanfaatkan di akhir tahun ini.

Selain itu, Asih menjelaskan bila Dinkes juga bakal terkoneksi dengan program Smart City milik Pemerintah Kota Malang. Sehingga, sistem layanan ini akan lebih mengedepankan sistem layanan pintar yang banyak memudahkan masyarakat.

Dia pun berkomitmen akan terus menambah jumlah fasilitas tersebut. Sehingga jangkauan pelayanan pada masyarakat merata. Termasuk bakal menggandeng rumah sakit atau klinik lain yang ada di Kota Malang.

“Nanti jumlah ambulans yang bisa kerjasama dengan kami tentu akan terus bertambah. Karena jumlah rumah sakit, klinik, dan Puskesmas di Kota Malang ini lumayan banyak,” tandas Asih dengan penuh optimistis. (Drz)