Dirut Among Tirto Pimpin Langsung Pemberian Layanan Gratis Bagi LVRI

12 November 2019 - 17:27 WIB
Direktur Utama Perumdam Among Tirto, Kota Batu, Edi Sunaedi saat memberikan secara simbolis pasang sambungan air gratis dan rekening gratis kepada beberapa veteran

BATU (SurabayaPost.id) – Direktur Utama Perumdam Among Tirto (PDAM) Kota Batu Edi Sunaedi memenuhi janjinya. Dia bersama stafnya mendatangi Kantor Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Jl Sultan Agung, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa ( 12/11/2019).

Tujuannya tidak lain memberikan penghormatan pada para pejuang kemerdekaan itu. Yakni memberikan layanan gratis untuk tarif lima bulan ke depan dan pemasangan penyambungan baru yang juga digratiskan.

Makanya Dirut yang akrab disapa Edi Sokek itu mendapat sambutan hangat dari puluhan LVRI. Edi Sokek, mengaku semua yang dilakukan hanya sebatas wujud penghormatan yang dianggapanya tidak seberapa jika dibandingkan dengan sebuah perjuangannya mereka

” Seperti itulah, yang kami bisa, hanya sebatas, memberi rekening gratis berlaku mulai November 2019 hingga 5 bulan kedepan. Dan sambungan gratis,bagi para pejuang,” kata Sokek.

Dengan begitu, Ia berharap mereka tidak mengukur dari nilainya. Dia mengaku seperti saat ini karena peran para pejuang tersebut. .Sehingga sebagai generasi penerus, kata dia, wajib meneruskan cita-citanya.

” Ditahun depan, akan menggratiskan seluruh pemasangan dan rekening gratis selama setahun kepada mereka semua, itu sebagai wujud apresiasi perjuangannya,” janjinya,

Sementara itu, Ketua LVRI Kota Batu Handri Israwan, telah mengapresiasi dan mengaku bangga. “Terima kasih kepada Perumdam sudah memberikan bantuan. Bantuan ini merupakan terobosan pertama yang diberikan kepada rekan – rekan para pejuang,” puji Handri Israwan.

Dengan begitu, pucuk pimpinan LVRI yang sapaan akrabnya Handri itu, mengaku bantuan yang diberikannya sangat berarti.

” Itu sangat berarti dan bermanfaat bagi kami. Terima kasih kepada para generasi penerus yang masih memperhatikan para pejuang di masa tua, luar biasa sang pemuda dengan gagasannya yang selama ini tidak saya kira,” seru Handri (Gus)