GNPK RI Gelar Workshop Sistem Manajemen Anti Suap SNI ISO 37001

30 November 2018 - 16:02 WIB
GNPK RI menggelar workshop prestisius

MALANG (SurabayaPost.id) –
Ormas Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) menggelar workshop prestisius. Sebab tema workshop yang digelar di Kantor GNPK RI di Pondok Blimbing Indah Blok B4 No 1, Kota Malang, Jatim, Jumat (30/11/2018 ) itu sangat bergengsi.

Itu tercermin dari tajuk yang diusung dalam workshop tersebut. Tajuknya adalah Sistem Manajemen Anti Suap SNI ISO 37001. Sangat keren.

Menurut Ketua GNPK RI Jatim, H Surjono SH MH, workshop yang diikuti 40 peserta tersebut sangat penting. Untuk itu, pelindung GNPK RI, Prof Dr Sjamsiar Samsuddin hadir secara khusus dalam workshop tersebut.

“Kehadiran beliau (Prof Dr Sjamsiar Samsuddin) merupakan kehormatan besar bagi kami. Itu mengingat korupsi di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Sehingga membuat masyarakat tidak percaya terhadap para pejabat daerah ataupun pemimpin daerah,” kata H Surjono.

Untuk itu, kata dia, mencegah dan memberantas korupsi sangatlah dibutuhkan. Menurutnya, peran dari seluruh lapisan masyarakat juga dibutuhkan sebagai pengawasan kebijakan pemerintahan.

Djelaskan dia, bahwa GNPK-RI yang tersebar di berbagai penjuru nusantara ikut ambil bagian. “Ya termasuk di jawa Timur ini,” kata dia

Dijelaskan dia bahwa korupsi itu bermula karena ada niat dan adanya kesempatan. Apabila antara niat dan kesempatan bertemu dalam satu waktu yang sama dan terjadi sepakat, maka akan mudah terjadi perbuatan korupsi.

Makanya, dia berjanji bila GNPK RI akan selalu hadir di masyarakat sebagai sosial kontrol. “Artinya,GNPK RI akan ikut mengawasi berbagai bentuk kebijakan pemerintah,” katanya.

Tujuan utama GNPK RI, lanjut dia, menyelenggarakan workshop sistem manajemen anti suap SNI ISO 370001 itu dalam upaya mencegah dan memberantas para pelaku penggarong uang negara. Surjono, meyakini salah satu cara atau strategi meminimalkan terjadinya korupsi dengan mengubah sistem.

“Sistem manajemen dengan memanfaatkan teknologi sistem online akan sangat efektif. Apalagi melibatkan pengawasan masyarakat,” paparnya.

Untuk itu, kata dia, modal awal yang harus dikedepankan adalah faktor internal. “Ya seperti jujur, adil, dan moral yang bagus. Itu sangatlah penting untuk menjadi benteng utama seseorang dalam mengemban amanah rakyat,” papar dia.

Karena itu, “GNPK RI akan menanamkan sikap jujur, amanah dan mental yang kuat. Ketika jujur, mental orang akan kuat dan amanah. Sehingga tak akan korupsi,” pungkasnya. (Gus)