Launching Logo Baru Perumda Among Tirta Batu, Wali Kota: Mudah-mudahan Kesejahteraan Pegawai  Meningkat

20 June 2019 - 22:23 WIB
Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko memukul gong usai me-launching logo baru Perumda Among Tirto Kota Batu.
Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko memukul gong usai me-launching logo baru Perumda Among Tirto Kota Batu.

BATU (Surabayapost.id) – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko me-launching logo baru Perumda Among Tirto Kota Batu. Itu dilakukan bersamaan dengan peringatan HUT Perumda Among Tirto Kota Batu,  Kamis (20/6/2019).

Launching logo baru itu ditandai dengan pemberian penyambungan dan  pemasangan air minum secara gratis kepada beberapa warga Kota Batu, di Hotel Agro Kusuma Batu. Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo bersama wakilnya dan beberapa anggota dewan, serta Muspida setempat.

Dalam sambutannya Wali Kota perempuan yang pertama di Malang Raya itu, mengapresiasi Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu. Alasannya, Direktur yang sapaan akrabnya Edy Sokeh tersebut, dinilai Dewanti Rumpoko bisa membawa perubahan Perumdam Among Tirto Kota Batu yang lebih baik.

“Kami bangga dengan direktur muda yang sapaan akrabnya Pak Sokeh ini. Dengan etos kerja yang baik sehingga bisa membawa Perumdam yang lebih baik. Mudah mudahan kesejahteraan Pegawai Perumdam Among Tirto Kota Batu bisa lebih ditingkatkan,” pesan Dewanti Rumpoko.

Selanjutnya Dewanti Rumpoko melakukan pemukulan gong. Itu  sebagai tanda di-launchingnya simbol Perumdam Among Tirto Kota Batu.

Sementara itu, Edy Sokeh menambahkan, terkait  tasyakuran sekaligus Launching logo Perumdam yang sudah dilakukan Dewanti Rumpoko tersebut, diakui Edy Sokeh lega.

“Sebagaimana tadi sudah dilounching Ibu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko logo baru kita. Bahwa logo kita adalah simbol mengayomi. Dengan simbol gambar air dan tangan merangkul air, itu sebagai bentuk bahwa semua masyarakat,baik Perumdam maupun masyarakat biasa, harus menjunjung tinggi nilai nilai air,” kata Edy Sokeh.

Dengan begitu, kata dia, harus menghargai sebuah ekosistem lingkungan kita,karena itu milik kita bersama.Menurutnya anak cucunya agar bisa ditinggali sumber mata air yang ada di Bumi Kota Batu.

“Artinya jangan sampai terjadi, anak cucu kita bersama hanya ditinggal air mata. Dimana sudah tercantum di sebuah filosofi logo kita tadi. Bahwa kita harus menghargai air dan menggunakan air,” tandasnya.

Untuk itu, Edy Sokeh berpesan, agar bisa menggunakan air yang bijak dan jangan sampai menggunakan air yang tanpa guna. Mengingat, kata dia, dengan adanya transisi yang diakui sangat luar biasa.

“Kalau dulu, kita diatur dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Namun sekarang kita diatur dalam Undang – Undang dan  Peraturan Daerah ( Perda) dengan perusahaan. Sehingga kontek tata kelolanya berbeda dari BUMD dengan perusahaan,” tegasnya.

Dari sebab itu, Edy Sokeh mengaku sedang  dituntut murni untuk melakukan pelayanan yang terbaik.Selain itu, menurut dia ada sisi – sisi  sosial. Oleh karena itu, demi kebaikan bersama, maka Edy Sokeh berharap terhadap masyarakat.

“Kami berharap terhadap masyarakat bisa melaporkan kalau ada temuan – temuan yang melakukan dugaan pelanggaran aturan kalau dirasa ada kebocoran di lingkungannya masing – masing,” pesannya, sembari menambahkan jika ada masyarakat yang mengetahui silahkan melapor di aplikasi Web yang sudah disediakan Perumdam Among Tirto Kota Batu. (gus)