MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi melepas kontingen atlet pelajar yang akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026.
Pelepasan dilakukan di Balai Kota Malang, Senin (2/11/2026). Meski diguyur hujan rintik, acara berlangsung khidmat dan penuh semangat juang.
Hadir langsung Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Pj Sekda Kota Malang Dandung Djulharjanto, jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, direksi BUMD dan RSUD, pengurus KONI Kota Malang, pelatih, atlet, serta orang tua atlet.
Dalam arahannya, Wahyu Hidayat menyampaikan rasa bangga kepada ratusan atlet yang terpilih mewakili Kota Malang. Menurutnya, Kota Malang memiliki potensi besar di bidang olahraga pelajar yang harus terus dibina secara berkelanjutan.
“Kota Malang memiliki potensi besar dalam bidang olahraga, termasuk di kalangan pelajar. Potensi ini perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang baik dan berkelanjutan, sehingga para atlet kita memiliki kesempatan mengasah kemampuan dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Wahyu.
Khusus untuk PEPARPEDA, Wahyu memberikan pesan mendalam tentang inklusivitas. Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berprestasi.
“Melalui Peparpeda, kita diingatkan bahwa kesempatan untuk berprestasi adalah milik semua. Keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti melangkah. Justru dari semangat para atlet inilah kita belajar bahwa prestasi lahir dari keberanian, ketekunan berlatih, dan kemauan memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Wali Kota juga berpesan agar seluruh kontingen menjaga sportivitas, kondisi kesehatan, dan nama baik Kota Malang selama berlaga di dua kota berbeda.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Malang Arif Tri Sastyawan menjelaskan, keikutsertaan kontingen ini berlandaskan regulasi keolahragaan hingga SK Dispora Provinsi Jatim Nomor 400.4/24604/117.3/2026.
Pelaksanaan POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026 digelar di dua lokasi. Untuk Kota Surabaya pada 29 Oktober – 5 November 2026, dan Kabupaten Ngawi pada 4 – 11 November 2026.
“Untuk POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026 ini Kota Malang mengirimkan sebanyak 335 atlet POPDA dan 1 Atlet PEPARPEDA III cabang Para Atletik, jadi total 336 atlet,” kata Arif.
Atlet tersebut akan turun di 27 cabang olahraga (Cabor) resmi, ditambah 3 Cabor ekshibisi yakni Catur, Gateball, dan Muaythai dengan jumlah 20 atlet. Mereka didampingi 68 official dan pelatih POPDA serta 1 official PEPARPEDA.
Kabar baiknya, meski sebagian besar Cabor baru akan bertanding, Kota Malang sudah mengamankan 11 medali dari Cabor Akuatik yang bertanding lebih awal pada 30 Oktober 2026.
Rinciannya, 3 emas, 3 perak, dan 5 perunggu.
Pemkot Malang berharap raihan awal dari Cabor Akuatik ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh kontingen untuk membawa pulang prestasi terbaik dan membidik gelar juara umum. (lil).
