Memasuki New Normal, Kinerja BPF Malang Tumbuh di Atas 150%

9 June 2020 - 09:43 WIB
Pimpinan BPF Malang, Andri

MALANG (SurabayaPost.id) – Kinerja PT Bestprofit Futures (BPF) Cabang Malang luar biasa. Memasuki new normal masa pandemi Covid-19, PT BPF yang dipimpin Andri ini tumbuh di atas 150%.

Hal tersebut diakui Pimpinan BPF Malang, Andri, Selasa (9/6/2020). Dia menjelaskan bahwa total volume transaksi yang dibukukan hingga 30 April 2020 mencapai 37.494 lot, melonjak 176,73% dari April tahun 2019.

Dengan pencapaian tersebut, kata fia, BPF Malang menduduki peringkat pertama dari sisi pertumbuhan tertinggi dari 10 kantor BPF di seluruh Indonesia. “Volume transaksi bilateral masih mendominasi dengan kenaikan 178,41% menjadi 32.632 lot,” jelas dia.

Sementara volume transaksi multilateral kata dia mencapai sebesar 4.862 lot atau meningkat 165.97%. Kenaikan harga emas yang stabil di pasar memicu optimisme para nasabah di perdagangan berjangka.

“Hal itu diperkuat pula dengan strategi BPF Malang dalam melakukan edukasi online trading melalui video call dan aplikasi online meeting. Langkah yang dijalankan ini terbukti efektif menarik nasabah baru untuk bergabung. Total nasabah baru hingga April 2020 mencapai 44 nasabah,” jelas dia.

Pimpinan Cabang BPF Malang, Andri menerangkan, semenjak kehadiran virus Covid-19, telah mengubah cara berkomunikasi bisnis di perusahaan pialang berjangka.

“Salah satunya, keterbatasan untuk bertemu atau kunjungan langsung ke calon investor diatasi dengan bertatap muka secara online. Langkah ini tak diduga mendatangkan banyak closing,” tandasnya.

Andri mengungkapkan, target volume transaksi BPF Malang sebesar 200 ribu lot dan nasabah baru sebanyak 360 nasabah hingga akhir tahun 2020 tidak berubah.

Di tengah situasi pandemi seperti sekarang, peluang investasi emas menjadi sangat menarik untuk para nasabah karena sifatnya yang safe haven, artinya memiliki nilai yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi yang diakibatkan berbagai faktor.

Kendati tantangan pandemi diprediksi baru berakhir di tahun depan, dan kini memasuki masa new normal, Andri berujar bahwa BPF akan tetap konsisten menjaga kualitas pelayanan transaksi dan pertumbuhan kinerja yang tetap positif. (aji)