Mergan Sukses, Dishub Jadikan Jalan Jakarta Jalur Satu Arah

9 January 2019 - 20:16 WIB
Kadishub Kota Malang Kusnadi bersama KBO Satlantas Polres Malang Kota, Iptu Endix Purwanto.
Kadishub Kota Malang Kusnadi bersama KBO Satlantas Polres Malang Kota, Iptu Endix Purwanto.

MALANG  (SurabayaPost.id) –  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Jatim,  sukses melakukan rekayasa lalu lintas (Lalin) di perempatan Mergan. Untuk itu, Dishub akan melakukan rekayasa Lalin di Jalan Jakarta.

Sesuai rencana,  Jalan Jakarta akan dijadikan jalur satu arah. Sehingga bisa mengurai kemacetan, khususnya di Jalan Bogor dan Bandung serta sekitarnya.

“Itu kami uji cobakan mulai Kamis (10/1/3019). Kami akan menerapkan jalur satu arah di Jalan Jakarta itu dibantu polisi dan aparat terkait,” kata Kepala Dishub Kota Malang, Kusnadi, yang diamini  KBO Satlantas Polres Malang Kota, Iptu Endix Purwanto, Rabu (9/1/2019).

Dijelaskan dia, Jalan Jakarta menjadi jalan satu arah. Arus lalu.lintas dari arah Jalan Surabaya belok kiri masuk Jalan Jakarta sampai Jalan Ijen. Sedangkan arus Lalin dari Jalan Ijen yang hendak ke Jalan Surabaya harus lewat jalan depan Bakorwil. “Itu juga satu arah,” kata Kusnadi.  

Hal itu juga diakui KBO Satlantas Polres Malang Kota, Iptu Endix Purwanto. Menurut dia, untuk pemberlakuan rekayasa Lalin dengan satu jalur di Jalan Jakarta dan depan Bakorwil Malang itu, Satlantas Polres Malang Kota menurunkan delapan personel.  

“Personel polisi itu akan dibantu dari Dishub dan aparat terkait. Teknis dan mekanisme rekayasa Lalin itu seperti yang dijelaskan Bapak Kadishub,” kata dia.

Dia menjelaskan bahwa di  kawasan Jalan Jakarta dan jalan depan Bakorwil Malang itu sudah disiapkan dua uturne   (Jalan putar balik). Itu bisa dipakai bagi warga yang hendak putar balik. Baik yang mau ke Jalan Pahlawan Trip dari arah Surabaya.

Karena itu, dia bersama  Kadishub Kusnadi berharap agar pengendara mematuhi rambu-rambu Lalin. Sehingga, tidak memicu kemacetan. “Untuk jalur satu arah di Jalan Jakarta kami uji coba selama satu bukan.  Setelah itu kami tetapkan secara permanen, “ pungkas Kusnadi. (lil)