PAD Lampaui Target, PBB Terkendala Pembangunan Jalan Tol

11 January 2019 - 10:18 WIB
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Purnadi
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Purnadi

MALANG (SurabayaPost.id)  – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang untuk tahun anggaran 2018 diakui melampaui target. Sebab, targetnya Rp 535 miliar terealisasi Rp 556 miliar.

Target yang terlampaui Itu membuat Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Purnadi merasa lega. “Itu karena perolehan dari sektor pajak sangat menunjang,” kata Purnadi, Jumat (11/1/3019).

Dijelaskan dia bahwa sektor pajak ditarget Rp 236 miliar, terealisasi Rp 279 miliar. “Sektor pajak terealisasi 117 persen. Dan yang tertinggi pada BPHTB yang mencapai Rp 88.244.841.798,” ungkapnya.

Meski begitu,  Purnadi menegaskan bila  sektor Pajak bumi dan bangunan (PBB) tidak bisa terealisasi sesuai target. Alasannya karena adanya pembangunan jalan tol.

“Saat ini ada peralihan objek pajak. Yang sebelumnya objek pajak berupa rumah atau sawah sekarang menjadi jalan tol. Ini yang menjadi salah satu faktor target kami tak terpenuhi untuk PBB,” jelasnya.

Karena, tambah Purnadi, selama masa peralihan, maka pembayaran pajak belum dapat dilakukan. Tanah yang beralih menjadi jalan tol statusnya milik negara. Akan tetapi, pihaknya melakukan pendataan ulang terkait dengan objek pajak yang terkena tol tersebut.

“Selain faktor terkena jalan tol, faktor banyaknya perumahan yang tidak berpenghuni, lantaran pemilik rumah tak diketahui alamatnya dengan jelas,” pungkasnya. (lil)