PDP 3, ODP 18, Gresik Nihil Covid-19

21 March 2020 - 16:33 WIB

GRESIK (SurabayaPost.id)–Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik, drg Syaifudin Ghozali mengungkapkan, sampai hari ini Gresik masih aman dari Virus Corona atau Covid-19. Meski masih belum ada yang positif Covid-19 ia meminta msayarakat Gresik agar berdiam diri dan melakukan aktifitas di rumah masing-masing agar terhindar dari virus yang sampai hari ini belum ditemukan penangkalnya tersebut.

“Saat ini jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) 3 orang. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) sejumlah 18 orang. Sebelumnya 14 hari ini menjadi 18, bertambah 4 orang,” kata Ghozali saat dikonfirmasi via telpon, Sabtu (21/3).

Dijelaskan Ghozali, PDP adalah mereka yang memiliki gejala panas badan dan gangguan saluran pernapasan. Gangguan saluran pernapasan itu bisa ringan atau berat, serta pernah berkunjung ke atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan Covid-19. Tidak hanya itu, imbuh Ghozali, PDP ini juga memiliki indikasi atau diketahui pernah berkontak dengan langsung dengan kasus yang terkonfirmasi atau probabel Covid-19.

“ODP adalah mereka yang memiliki gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut. Selain itu, bisa juga orang sehat yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19,” jelasnya.

Sedangkan suspek adalah istilah lain untuk PDP. “Jadi perbedaan utama PDP dan ODP adalah apakah ada gabungan panas badan dan gangguan pernapasan, dan apakah pernah berkontak dengan kasus terkonfirmasi,” paparnya.

Untuk diketahui, kasus probabel adalah PDP yang hasil pemeriksaannya tidak dapat disimpulkan (tidak positif, tetapi juga tidak negatif). Sedangkan kasus konfirmasi adalah seseorang yang terbukti terinfeksi berdasarkan hasil laboratorium.

“Nah, di Gresik alhamdulillah sampai hari ini belum ada yang positif Covid-19. Semoga ini bisa dipertahankan, tetapi warga harus benar benar menjaga kesehatanya dan kurangi keluar rumah jika tidak sangat penting. Sebab Covid-19 penyebaranya sangat cepat. Dan saat ini kami selalu koordinasi dengan semua pihak untuk mempertahankan kondisi Gresik yang sampai hari ini aman dari Covid-19,” pungkasnya.