Pertemukan Seller-Buyer Internasional, Disparta Gelar Batu Smart Tourism 

29 October 2019 - 12:11 WIB
Plt Kepala Disparta Kota Batu Imam Suryono saat nabuh gong acara pembukaan BST

BATU (SurabayaPost.id) – Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di Kota Wisata Batu.Dinas Pariwisata Kota Batu, menggelar Batu Smart Tourism. Acara  yang melibatkan ratusan buyer dan seller pelaku wisata dari luar negeri maupun dari dalam negeri itu dihelat di El Hotel Kartika Wijaya, Kota Batu, Senin (28/10/2019) malam.

Dan tak tanggung – tanggung, promosi wisata yang digagas Disparta Kota Batu tersebut, melibatkan buyer maupun seller luar negeri,dari Negara Thailad,Malaysia dan Singapure.Sedangkan yang dari dalam negeri, diantaranya, Bangka Belitung, Jakarta,Makasar dan beberapa daerah yang lain.

Menurut Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Drs Imam Suryono,MM , Batu Smart Tourism (BST) ,diadakan dalam rangka untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Wisata Batu.

Kepala Disparta Kota Batu Imam Suryono saat nemberikan cindramata secara simbolis kepada para seller dan buyer

“Karena dengan BST ini bertemunya antara buyer dan seller pariwisata yang dari luar dan seller yang ada di Kota Wisata Batu,” kata Imam Suryono.

Untuk itu, pria berdarah Madura yang sapaan akrabnya Imam itu, berharap dengan adanya kegiatan ini, para buyer yang ada dari luar daerah maupun dari luar negeri.

“Untuk datang ke Kota Batu, akan membawa wisatawan, meski  Kota Batu yang sudah meningkat wisatawannya setiap tahun. Kami harapkan di tahun 2019 ini akan lebih meningkat lagi,” tandasnya.

Meski begutu, tandas dia,memang promosi seperti ini menurutnya tidak langsung besuk kemudian harus datang sekian puluh juta wisatawan.Artinya ,menurut dia memang memerlukan waktu.

“Jadi kegiatan BST, adalah kegiatan sebagia dari promosi yang akan kita lakukan.Selain nanti ada Fun trip yang  bekerjasama dengan media cetak maupun online.Ini adalah salah satu kegiatan bidang promosi,” paparnya.

Para seller dan buyer yang hadir di acara BST

Lantas papar dia, agenda selanjutnya akan ditemukan antara buyer,dengan tujuan kedepannya dengan harapan agar tidak hanya wisatawan domestik saja,setidaknya ia berharap.

“Wisatawan asing juga bisa tertarik untuk mengunjungi Kota Wisata Batu.Nah upaya upaya untuk mendatangkan wisatawan dari mancanegara itu, tentu sudah kami lakukan.Diantaranya dengan membuat wisata sejarah,” ungkapnya.

Itu lanjut dia, yang diminati wisatawan dari luar negeri.Tapi butuh waktu memang untuk ekspus sejarah antara satu dengan yang lain.Meski begitu, kalau ditarik benang merahnya, akan menjadi suatu sejarah yang bagus.

” Misalnya Candi Supo, kemudian Patung yang ada di Torongrejo, dan hal – hal  seperti itu lah yang bisa menyedot wisatawan asing ke Kota Wisata Batu,” timpalnya.

Sementara itu Ketua panitia BST ,Saiful Umam menambahkan, promosi tersebut salahsatunya bagaimana mendatangkan buyer,selain itu menurut dia.

” Ini kan agenda Kota Batu tiap tahun,  jadi mereka kita kenalkan seperti Kepala Dinas yang bilang tadi. Kita datangkan mereka akan melihat potensi – potensi yang ada di Kota Batu,” katanya.

Jadi kata dia buyer maupun seller bisa ketemu langsung dengan seller yang ada di Kota Batu. Baik itu  dari Kota Wisata Batu sendiri, maupun luar daerah  

“Yang diperoleh dalam acara ini,otomatis secara tidak langsung buyer ini akan jualan potensi yang ada di Kota Batu,apalagi yang notabene untuk seller nya dari Kota Wisata Batu.Jadi mereka bisa langsung memperkenalkan produk unggulan mereka, apa yang mau ditampilkan. Dari buyer itu mereka menjual dikita. Dan selanjutnya, kedepannya untuk Kota Wisata Batu, wisatawannya akan lebih meningkat ,” pungkasnya (Gus)