Perum Perhutani KPH Malang Akui  Belasan Rusa Tutul Mati

21 January 2019 - 15:36 WIB
Rusa tutul milik Perhutani mati setelah dimangsa hewan buas.
Rusa tutul milik Perhutani mati setelah dimangsa hewan buas.

MALANG (SurabayaPost.id)  – Perum Perhutani KPH Malang mengakui bila belasan rusa tutul piaraannya di penangkaran tempat wisata Coban Jahe, di Desa Pandansari, Jabung, mati.

Pengakuan itu disampaikan Administratur (ADM) Perum Perhutani KPH Malang, Heru Dwi Kunarwanto, Senin (21/1/2019). Dia mengatakan bila kejadian tersebut sudah dilaporkan ke polisi dan  Perum Perhutani Divre Jawa Timur di Surabaya.

“Usai melaporkan ke pihak kepolisian dan BKSDA, kami juga melaporkan kejadian ini ke Drive  Jatim yang ada di Surabaya. Prosesnya seperti itu,” ungkapnya.

Menyinggung soal penyebab kematian belasan rusa tutul itu, dia mengaku tidak paham. Dia hanya memprediksi bila kematian itu diduga dimangsa hewan buas.

“Berdasarkan laporan pihak kepolisian, rusa-rusa tersebut mati diduga telah dimangsa binatang buas atau harimau hutan. Harimau itu  diduga membawa anak-anaknya untuk melatih mencari mangsa di alam bebas,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Asper/BKPH Perum Perhutani KPH Malang memelihara 14 rusa di Coban Jahe, Jabung. Rusa yang ditangkar itu untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata tersebut. (lil)