Polres Batu Bagikan 2500 Paket Sembako Pada Warga Terdampak Covid-19

29 May 2020 - 15:07 WIB
Kapolres Batu pada saat memberikan paketan sembako kepada warga

BATU (SurabayaPost.id) – Peduli Covid-19 Polres Batu memberikan bantuan sosial (Bansos) sebanyak 2.500 paket Sembako. Bansos itu dibagikan pada warga terdampak wabah Covid-19 di enam kecamatan, Jumat (29/5/2020).

Di antara keenam kecamatan yang ada di wilayah hukum Polres Batu itu adalah Kecamatan Batu, Junrejo dan Bumiaji. Tiga kecamatan lainnya di wilayah Kabupaten Malang. Masing-masing Kecamatan Ngantang, Pujon dan Kasembon.

Prosesi Bansos yang dilakukan Polres Batu kali kedua tersebut dibenarkan oleh Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama SIK, MIK. Menurut Kapolres Batu yang sapaan akrabnya Harvi ini, giat tersebut merupakan bentuk perhatian dari Polri untuk warga yang terdampak pandemi untuk bersinergi, saling melengkapi dengan pemerintah supaya semua masyarakat yang terdampak bisa tersentuh bantuan.

Beberapa ormas dan organisasi sosial saat ikut terlibat dalam pembagian Sembako

“Bansos Polri kali ini, berupa beras sejumlah 10 ton yang dijadikan 2000 paket kemasan , dan per paketnya sejumlah 10 kg, serta ditambah mandiri dari anggota Polres Batu sejumlah 500 paket,” katanya.

Jadi, kata dia, totalnya ada sejumlah 2500 paket. Bantuan langsung tersebut, menurutnya bakal dibagi kepada warga terdampak yang membutuhkan.

“Itu sesuai data dari Babinkamtibmas di tiga Kecamatan di Batu serta di tiga Kecamatan di wilayah Kabupaten Malang yaitu Pujon, Ngantang, dan Kasembon. Terutama yang belum tersentuh bantuan,” papar Harvi usai menyerahkan sembako secara simbolis.

Selanjutnya, papar Harvi, pemberian Bansos di hari ke-13 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini, diharapkan bisa membuat keadaan semakin kondusif.

“Bantuan tersebut bisa mengcover kebutuhan serta bisa meringankan beban masyarakat yang dirumahkan/kehilangan pekerjaan. Dalam pendistribusiannya paket beras ini, melibatkan beberapa organisasi masyarakat keagamaan dan beberapa kelompok komunitas,” tandasnya.

Itu tandas dia, mulai dari Nahdlatul Ulama (PCNU), Muhammadiyah, Pemuda Pancasila (PP), dan lainnya. Hal tersebut, menurut dia, dimaksudkan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian terhadap sesama dan wujud sinergitas Polri dengan berbagai elemen yang ada.

“Dari semua elemen masyarakat memiliki tanggung jawab dan kepedulian bersama terhadap situasi dan kondisi dampak dari wabah virus corona,” timpalnya (Gus)