Prediksi Ledakan Wisatawan di Kota Batu, Kapolres : Kami Berkewajiban Memberi Keamanan dan Pelayanan 

4 May 2022 - 22:12 WIB

BATU (SurabayaPost.id) – Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan prediksi ledakan pengunjung diberbagai tempat wisata di Kota Batu, alasannya.

“Karena wisatawan ingin menghabiskan waktu libur lebaran ini di Kota Wisata Batu,” kata sapaan akrab Kapolres Batu, Rabu (4/5/2022) 

Itu, kata dia, kalau mengacu kepada mudik Lebaran tahun 2019 yang mana disaat belum terjadi pandemi Covid-19.

“Ini dapat diprediksi lonjakan Wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Wisata Batu pada H+2 sampai dengan H+5 lebaran,” ungkapnya.

Lantas, ungkap dia, dikarenakan wisatawan ingin menghabiskan waktu libur lebaran di batu.

“Yang mana Kota Batu mempunyai banyak destinasi tempat wisata serta ditunjang dengan nuansa pegunungan sehingga menyebabkan banyaknya Wisatawan,” ujar dia.

Ini ujar dia, pusat keramaian yang diprediksi akan didatangi banyak pengunjung di Kota Batu, menurut Yogi ditempat-tempat wisata, pusat oleh-oleh, rumah makan dan pusat perbelanjaan lainnya.

“Kami berkewajiban untuk memberikan pelayanan keamanan kepada Wisatawan serta mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

Demikian, ungkap dia, juga sudah berkoordinasi dengan pengelola tempat – tempat wisata maupun restoran dan juga pusat – pusat perbelanjaan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

“Salah satunya dengan membatasi pengunjung sebanyak 75% dari kapasitas yang ada,’ tegasnya.

Disisi lain, tegas dia, Satlantas Polres Batu juga sudah melakukan pola-pola arus lalu lintas sehingga tidak menjadi penumpukan kendaraan bermotor yang akan menuju ke Kota Batu

“Ada beberapa pola-pola yang akan kami terapkan sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan bermotor sehingga rawan terjadi kemacetan,  namun demikian pengaturan pola-pola arus lalu lintas ini sifatnya situasional,” tandasnya.

Olehkarena itu, pihaknya  menghimbau kepada masyarakat maupun Wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Wisata Batu untuk tetap berdisiplin menerapkan Prokes.

“Sehingga tidak ada lagi lonjakan kasus Covid-19 setelah pascasarjana lebaran ini,” pungkasnya (gus)