LOMBOK BARAT (SurabayaPost.id) – Pelestarian lingkungan pesisir terus diperkuat melalui kolaborasi PT Telkom Indonesia bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) dalam program “Go Zero Sustainability Action: Save Our Planet di Lombok, Nusa Tenggara Barat”. Kegiatan ini berfokus pada penguatan ekosistem mangrove sekaligus pengembangan edukasi lingkungan bagi masyarakat pesisir.
Berlokasi di kawasan pesisir Pantai Cemare, program ini tidak hanya mencakup penanaman 10.000 pohon mangrove, tetapi juga memperkuat aspek keberlanjutan melalui pembangunan Rumah Edukasi Mangrove sebagai pusat pembelajaran lingkungan.
Rumah Edukasi Mangrove dihadirkan sebagai sarana edukatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda pesisir, untuk memahami pentingnya mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah abrasi, serta mendukung keberlangsungan biota laut dan ekonomi masyarakat sekitar.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (23/04/2026) ini turut dihadiri oleh H. Muhammad Saleh (Kepala Desa Lembar Selatan), Muhammad Kafin (General Manager Witel Telkom Nusra), Nugroho Adi Pracoyo (Manager General Support), serta jajaran Telkom Employee Social Activity (TESA) Telkom Mataram dan Lombok Barat.
Dalam sambutannya, General Manager Witel Telkom Nusra, Muhammad Kafin, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Telkom dalam menciptakan dampak berkelanjutan, tidak hanya melalui aksi tanam, tetapi juga melalui edukasi.
“Kami ingin memastikan bahwa program ini memiliki dampak jangka panjang. Tidak hanya menanam mangrove, tetapi juga membangun kesadaran melalui edukasi agar masyarakat dapat menjaga dan melanjutkan upaya pelestarian ini secara mandiri,” ujar Kafin.

Sementara itu, Kepala Desa Lembar Selatan, H. Muhammad Saleh, mengapresiasi inisiatif yang tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat.
“Kami menyambut baik pembangunan Rumah Edukasi Mangrove ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir sekaligus mendukung potensi wisata berbasis lingkungan,” kata Muhammad Saleh.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) Cemare Eco Green Mangrove sebagai penggerak utama pelestarian mangrove di kawasan Pantai Cemare. Dukungan yang diberikan diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelompok dalam menjaga dan mengembangkan kawasan mangrove secara berkelanjutan.
Melalui sinergi ini, PT Telkom Indonesia dan BMM menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya berhenti pada aksi penanaman, tetapi juga pada penguatan pengetahuan, peningkatan kesadaran, dan peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. (**).
