Rehab RSUD, Dinkes Minta TP4D Kejari Mendampingi

19 July 2019 - 13:04 WIB
Tim TP4D Kejari Kota Malang, saat mendengarkan paparan rencana kegiatan pekerjaan RSUD yang dilakukan Dinkes Kota Malang  di Kejari Kota Malang
Tim TP4D Kejari Kota Malang, saat mendengarkan paparan rencana kegiatan pekerjaan RSUD yang dilakukan Dinkes Kota Malang  di Kejari Kota Malang

MALANG (SurabayaPost.id) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang  bakal merehab gedung RSUD senilai Rp 1 miliar lebih. Untuk itu Dinkes meminta Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang memberikan  pendampingan dalam pelaksanaan proyek tahap I dan II RSUD di JL Rajasa No 27, Kelurahan Bumiayu, Kedungkandang Kota Malang, Jawa Timur itu.

Ketua TP4D Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, Yusuf Hadiyanto  menyampaikan bahwa ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengajukan permohonan  pendampingan, diantaranya Dinas Kesehatan (Dinkes). Untuk itu, mereka diundang untuk memberikan paparan terkait pekerjaan yang akan dilakukan.

” Hari ini pihak Dinkes memaparkan kegiatan pekerjaan rehab sedang gedung tahap I dan II RSUD di  JL Rajasa No 27, Kelurahan Bumiayu, Kedungkandang. Kegiatan itu direncanakan menelan anggaran sebesar Rp 1. 093. 084.000,” tutur Ketua Tim TP4D yang juga menjabat Kasi Intel, Yusuf Hadiyanto, Kamis (18/7/2019).

Kasi Intel Kejari Kota Malang, Yusuf Hadiyanto
Kasi Intel Kejari Kota Malang, Yusuf Hadiyanto

Tujuan paparan itu, kata dia, untuk mengetahui secara jelas kegiatan yang akan didampingi. Mangkanya, dari paparan yang mereka sampaikan, menjadi bahan untuk ditelaah.

“Kami akan telaah apa yang telah dipaparkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes Kota Malang serta paparan dari konsultan perencana. Apakah hasil telaah nanti, pekerjaan ini perlu didampingi atau tidak, masih akan kami bahas bersama tim TP4D Kejari Kota Malang. Namun sejauh ini pekerjaan itu masih dalam proses lelang,” terangnya.

Yusuf menambahkan, kehadiran TP4D itu untuk memastikan agar semua pekerjaan yang akan dilakukan, nantinya berjalan dengan baik. Artinya, kegiatan pekerjaan itu benar secara prosedur, benar secara dokumen, dan benar secara fisik.

“Harapan kami agar pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur. Kepada pihak pemenang lelang agar melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku sesuai prosedur,” tandasnya. (lil)