Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Kakek Pilih Gantung Diri

30 October 2019 - 03:58 WIB
Petugas saat melakukan olah tempat kejadian perkara gantung diri di kandang sapi.

MOJOKERTO (surabayapost.id) – Akibat sakit lambung yang tak kunjung sembuh, seorang kakek di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto memutuskan bunuh diri. Jasad tubuh kakek itu ditemukan tergantung di kandang sapi.

Kakek yang ditemukan tewas gantung diri yakni Sudarno (66). Tubuh renta Sudarno ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa tergantun di blandar bambu kandang sapi, Selasa (29/10/2019) dini hari.

Dari data yang dihimpun menyebutkan bahwa korban ditemukan oleh istrinya, Sutiayah. Saat itu, Sutiayah melihat tubuh suaminya sudah tak bernyawa dengan leher terjerat dan tubuhnya tergantung dengan menggunakan tali tampar plastik warna biru di blandar bambu bekas kandang sapi belakang rumahnya sekitar pukul 04.00 WIB.

Begitu mengetahui keadaan suaminya sudah tak bernyawa, Sutiayah langsung mengabarkan ke tetangga sebelahnya untuk diteruskan laporan ke Polsek Jetis. Mendapat laporan warga, saat itu juga petugas mendatangi lokasi dan melakukannya TKP. Hasilnya, murni gantung diri.

Kompol Subiyanto, Kapolsek Jetis mengatakan, kejadian yang dialami korban murni gantung diri dan setelah dilakukan olah TKP tidak ditemukan bekas penganiayaan tindak kekerasan. “Dari keterangan istrinya Sutiayah, korban selalu mengeluh sakit lambung yang dideritanya tak kunjung sembuh. Bahkan korban juga mengeluh tak punya nafsu makan dan akhirnya mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” ujarnya. (joe/fan)