Silatnas Piala Presiden Diborong Lumajang, Tuan Rumah Kota Batu Belum Beruntung

10 December 2018 - 16:18 WIB
Walikota Batu Dewanti Rumpoko menyerahkan piala pada pemenang kontes kambing Piala Presiden 2018
Walikota Batu Dewanti Rumpoko menyerahkan piala pada pemenang kontes kambing Piala Presiden 2018

BATU (SurabayaPost.id) – Tuan rumah Silaturahmi Nasional (Silatnas) Piala Presiden RI 2018, Kota Batu masih belum beruntung. Sebab, piala presiden kontes domba dan kambing yang digelar di Eco Green Park Lapangan Parkir F6 Jatim Park 2, Kota Batu, Jatim, Minggu (9/13/2018) diborong Lumajang.

Meski begitu, Walikota Batu Dewanti Rumpoko terlihat bangga. Itu karena pelaksanaan Silatnas ke-6 yang dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Jenderal TNI (Pur) Moeldoko berlangsung sukses.

Menurut Kabag Humas Pemkot Batu, Suliyanah, acara tersebut dilaksanakan selama 2 hari. Itu mulai Sabtu (8/12/2018) sampai Ahad (9/12/2018). “Acara bertema “Peternak Muda Membangun Bangsa”. Ribuan peternak dari berbagai penjuru hadir di acara tersebut,” kata Suliyanah.

Selain peternak, kata dia, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr I Ketut Diarmita, Drh dan Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner juga hadir. Bahkan, Ketua Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Yudi Guntara Noor, Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo, Sekda Kota Batu Zadim Efisiensi, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala UPT Inseminasi Buatan dan Pimpinan Jawa Timur Park Group beserta jajaran manajemen Eco Green Park, Jajaran Pimpinan Perbankan Malang Raya ikut hadir.

Dijelaskan dia bila dalam kontes tersebut dibagi dalam 17 kategori. “Pialanya diborong Lumajang yang terbanyak,” jelas dia.

Menurut dia ada 600 ekor kambing yang dilombakan. “Mereka berebut juara dalam kontes tersebut,” tandasnya.

Juara seni ketangkasan Domba Garut Kelas A diraih kambing Torano milik Dedih Goenawan dari Kabupaten Bandung. Kelas B direbut kambing Raden, milik Faikar/Zeni Jaenudin dari Kabupaten Bandung Barat. Di Kelas C, kambing Barca milik Edi Sunardi dari Kabupaten Bandung.

Di kelas Ekstrim juara I dimenangkan kambing Leson, milik Ade Ridono dengan berat 149,8 kilogram dari Lumajang. Juara II adalah kambing Predator milik Khoirul, dengan berat badan 144,8 kilogram dari Lumajang. Juara III kambing Anoman, milik Dardiri, beratnya 138 kg asal Kediri.

“Di kelas Jenis Senduro pemenangnya untuk Jantan D, kambing Gatotkaca milik Ali Baswar dari Lumajang. Betina D dimenangkan kambing Gandasuli milik Imam, dari Lumajang. “Bahkan juara – juara yang lain,” tandasnya (Gus)