Sumber Kali Jeding “Disulap” Jadi Pasar Wisata Bring Rahardjo 

16 December 2019 - 16:31 WIB
Suasana Pasar Bring Raharjo

BATU (SurabayaPost.id) – Sumber Kali Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu disulap menjadi Pasar Wisata Bring Rahardjo. Itu setelah diresmikan Minggu (15/12/2019). 

 Kepala Desa (Kades ) Junrejo Andi Faizal Hasan, membenarkan hal tersebut,  Senin 16/12/2019.

Menurut Andi Faizal Hasan, yang sapaan akrabnya Faizal ini, kali jeding kan ada sumbernya disisi sebelah timur, selain itu ada barongan bambu petung,berawal darisitulah.

Suasana Pasar Bring Raharjo

” Muncul gagasan para pemuda dari para tokoh yang ada, termasuk pihak Kecamatan dan beberapa yang lain berembuk. Dari hasil rembuk bersama itu kemudian ditindaklanjuti,” kata Faizal.

Meski begitu, Faizal, mengaku untuk kedepannya  kalau luasan areanya hanya segitu, Faizal meyakini pengunjung bakal ada kejenuhan dari para pengunjung.

“Dengan luasnya lahan hanya sekitar 2000 meter persegi itu,saya rasa kurang luas. Namun setelah adanya ini semangatnya warga luar biasa.Kemudian orang – orang disekitar itu yang punya lahan, maunya digabung dan bekerjasama sekalian,” paparnya.

Itu, papar dia rencananya akan dikembangkan lebih luas lagi karena sudah ada sekitar 6 orang yang bersedia lahannya mau digabungkan untuk memperluas pasar itu.

” Dari sejumlah 6 orang yang bersedia kerjasama ini, sementara yang bisa dipastikan hanya sejumlah 3 orang,” ungkapnya.

Itu lanjut dia, tujuan awal berkeinginan sumber mata air tersebut supaya bersih.Maka pasar tersebut konsefnya alam dan menunya juga yang disajikan 70 persen menu tradisional.

“Respon warga semangat cukup besar yang dijadwalkan setiap Mingu Kliwon. Namun karena animo warga setempat sudah luar biasa, maka kedepannya akan digebyar setiap hari minggu sekali,” tandasnya. 

Lantas tandas dia, kalau dari beberapa warga yang punya lahan ingin bekerjasama atau kongsi,  “Bisa duduk bersama untuk bikin wahanya edukasi disitu.Dan akan kita fasilitasi, kita buat kontrak bersama. Jadi kalau sudah sepakat berarti kita sewa atau seperti apa kerjasamanya,” terangnya.

Yang penting terang dia,dengan waktu yang  panjang, kemudian menurut dia , setelah itu  akan ditawarkan kepada mereka, aturan mainnya bagaimana.

“Mengucurkan anggarannya lewat Bumdes, dan kita besarkan untuk membangun potensi – potensi yang ada disitu,” tegasnya.Yang  penting tegas dia, bisa memaksimalkan potensinya,” harapnya.Sedangkan terkait Bumdes tersebut jelas dia harus dapat untung, tapi tidak akan dilihat besar kecilnya (Gus) .